KDMP Desa Cimahi, Koperasi Desa Merah Putih, RAT koperasi Purwakarta, KDMP Campaka, koperasi desa 2026, program koperasi pemerintah, Simkopdes, ekonomi desa Purwakarta
PURWAKARTA – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, terus menunjukkan progres signifikan. Dari sejumlah desa, Desa Campaka dan Desa Cimahi menjadi dua wilayah yang telah menuntaskan pembangunan fisik koperasi.
Menjelang dimulainya operasional, KDMP Desa Cimahi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dirangkaikan dengan kegiatan minggon desa sebagai bentuk efisiensi waktu dan tempat.
Kepala Desa Cimahi, Asep Saepul Bahrie, menyampaikan bahwa pelaksanaan RAT berjalan lancar sesuai arahan dan diikuti oleh seluruh unsur pengurus serta anggota.
“Alhamdulillah RAT KDMP Desa Cimahi sudah dilaksanakan sesuai arahan, dan diikuti pengurus serta anggota,” ujarnya, Selasa (19/5).
Dorong Ekonomi Warga, Fokus pada Sektor Pertanian
Asep menjelaskan, keberadaan KDMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian. Selain itu, koperasi ini juga menjadi bagian dari implementasi program pemerintah pusat yang menyasar penguatan ekonomi desa.
“Mudah-mudahan ke depan koperasi ini berkembang dengan baik dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, pembangunan gedung KDMP Desa Cimahi telah rampung 100 persen. Tahap berikutnya tinggal penataan interior serta pengisian sarana pendukung operasional.
Tak hanya itu, fasilitas pendukung berupa satu unit truk operasional juga telah diterima sebagai bagian dari kesiapan koperasi.
Digitalisasi Koperasi Lewat Simkopdes
Business Assistant (BA) KDMP Kementerian Koperasi, Ida Purnamasari, mengungkapkan bahwa pengurus telah mulai mengintegrasikan data ke dalam aplikasi Simkopdes (Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa).
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan akurasi data dan mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
“Partisipasi aktif anggota sangat diperlukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menjalankan koperasi, termasuk pemenuhan kewajiban anggota seperti simpanan wajib.
50 Anggota Awal, Target Terus Bertambah
Sementara itu, Ketua KDMP Desa Cimahi, Hilman, menyebutkan bahwa hingga saat ini sudah terdapat 50 anggota yang tergabung, mayoritas berasal dari aparatur desa.
Menariknya, para anggota tersebut telah membayar simpanan wajib selama empat bulan sebagai bentuk komitmen awal.
“Kami berharap anggota yang sudah bergabung dapat mengajak masyarakat lainnya, sehingga jumlah anggota terus bertambah dan koperasi semakin kuat,” ujarnya. (Agus Supriadi)

