Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Tinjau Revitalisasi Mrican dan TPST Condongcatur, Agus Harimurti Yudhoyono Sebut Sleman Layak Jadi Role Model Nasional
    Daerah

    Tinjau Revitalisasi Mrican dan TPST Condongcatur, Agus Harimurti Yudhoyono Sebut Sleman Layak Jadi Role Model Nasional

    By RedaksiApril 25, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | SLEMAN – Transformasi kawasan kumuh menjadi ruang publik produktif di Sleman menuai sorotan nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara langsung meninjau revitalisasi kawasan Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jumat (24/4) sore.

    Kedatangan AHY disambut oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman. Kunjungan ini menjadi penegasan bahwa program penataan kawasan kumuh berbasis lingkungan dan masyarakat mulai menunjukkan hasil nyata.

    Kawasan seluas sekitar 5 hektare di bantaran Sungai Gajahwong yang sebelumnya dikenal kumuh, kini disulap menjadi area tertata, hijau, dan fungsional. Salah satu ikon utamanya adalah Ruang Terbuka Publik (RTP) “Gatotkaca” yang kini dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

    Baca Juga:  Pemkot Bandung Sepakat Kembangkan PSEL Sarimukti

    AHY menilai, perubahan tersebut bukan sekadar penataan fisik, tetapi juga keberhasilan pendekatan sosial berbasis kearifan lokal. Konsep 3M (Mundur, Munggah, Madhep Kali) yang diterapkan Pemkab Sleman dinilai sebagai strategi inovatif dalam merelokasi dan menata permukiman bantaran sungai tanpa konflik besar.

    “Ini bukan hanya soal mempercantik kawasan, tetapi juga mengubah cara hidup masyarakat. Sleman bisa menjadi percontohan nasional,” tegas AHY.

    Tak hanya kawasan permukiman, AHY juga meninjau pengelolaan sampah di TPST Condongcatur. Fasilitas ini mampu mengolah 8 hingga 10 ton sampah per hari menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), pupuk, serta produk turunan lainnya.

    Model pengelolaan berbasis masyarakat ini dinilai sebagai solusi konkret atas persoalan klasik sampah perkotaan yang selama ini menjadi beban banyak daerah.

    Baca Juga:  Media Ralat Nominal, Tetap Desak PPL Lombang Jawab Dugaan Pemborong Proyek Irigasi Rp100 Juta

    Sementara itu, Bupati Harda Kiswaya menegaskan komitmen Pemkab Sleman untuk terus memperluas program penataan kawasan kumuh melalui kolaborasi lintas sektor.

    “Penataan ini bukan sekadar proyek, tapi investasi kualitas hidup. Kami ingin masyarakat lebih sehat, lingkungan lebih layak, dan kesejahteraan meningkat,” ujarnya.

    Langkah Sleman ini dinilai menjadi contoh konkret bagaimana sinergi pemerintah dan masyarakat mampu menjawab dua persoalan krusial sekaligus: kawasan kumuh dan pengelolaan sampah. (Ari Wu)

    Post Views: 48
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Delapan SPPG di Kabupaten Buol Dihentikan Sementara, Koordinator SPPG: Bukan Penutupan Permanen

    April 27, 2026

    Diduga Tak Miliki SBU Aktif, CV Narendra Putra Mandiri Boyong Dua Paket PL di Konawe Utara

    April 27, 2026

    Penuh Haru dan Syukur, Bupati Sleman Lepas 354 Calon Jamaah Haji 2026

    April 26, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Delapan SPPG di Kabupaten Buol Dihentikan Sementara, Koordinator SPPG: Bukan Penutupan Permanen

    April 27, 2026

    Diduga Tak Miliki SBU Aktif, CV Narendra Putra Mandiri Boyong Dua Paket PL di Konawe Utara

    April 27, 2026

    Penuh Haru dan Syukur, Bupati Sleman Lepas 354 Calon Jamaah Haji 2026

    April 26, 2026

    Diduga Tak Miliki SBU BG002, CV Yuda Afrida Makmur Menangkan Proyek Gedung KUA Parengan Rp 299 Juta

    April 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.