Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Menyiapkan Generasi Emas Sleman: Fokus pada Kesehatan Anak, Mental Remaja, dan Bonus Demografi
    Daerah

    Menyiapkan Generasi Emas Sleman: Fokus pada Kesehatan Anak, Mental Remaja, dan Bonus Demografi

    By RedaksiAgustus 18, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan generasi emas melalui penguatan kesehatan anak, pembinaan kepemudaan, serta pengembangan olahraga prestasi. Komitmen tersebut disampaikan dalam jumpa pers bertema “Generasi Sehat, Berprestasi untuk Negeri, Mengoptimalkan Potensi Generasi”, Selasa (18/8/2026).

    Pemerintah menilai bahwa pembangunan generasi emas harus dimulai sejak usia dini. Anak yang sehat secara fisik dan mental diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang produktif, berprestasi, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan di masa depan.

    Penguatan Imunisasi dan Vaksin HPV untuk Laki-laki

    Dari sektor kesehatan, Dr. Yuli menyampaikan pentingnya pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai upaya mempertahankan sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh anak usia sekolah. BIAS dilaksanakan pada Agustus dan November dengan sasaran siswa kelas 1, 2, dan 5 SD/MI atau sederajat.

    Imunisasi ini bertujuan mencegah penyakit seperti campak, rubella, difteri, dan tetanus, serta memperkuat herd immunity atau kekebalan komunitas. Pada tahun 2026, terdapat perubahan signifikan dalam pemberian vaksin HPV. Jika sebelumnya hanya diberikan kepada siswi kelas 5, mulai tahun ini vaksinasi HPV juga diperluas untuk siswa laki-laki kelas 5.

    Baca Juga:  Pejabat Pengawas dan Fungsional Pemkab Sleman Tandatangani Kontrak Kinerja untuk Tingkatkan Akuntabilitas

    “Kalau sudah diberikan imunisasi atau vaksin ini, mudah-mudahan tidak menjadi lebih parah kejadiannya,” terang Dr. Yuli.

    Di Kabupaten Sleman, sasaran BIAS tercatat sekitar 15.728 anak untuk kelas 1, 15.749 anak untuk kelas 2, dan 16.291 anak untuk kelas 5.

    Screening Ungkap Masalah Kesehatan Fisik dan Mental Remaja

    Upaya menyiapkan generasi sehat tidak berhenti pada imunisasi. Dinas Kesehatan Sleman juga melakukan screening kesehatan bagi sekitar 55.140 anak usia sekolah dan remaja. Hasilnya mengungkap sejumlah persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, termasuk kasus tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, hingga kondisi prediabetes.

    Kesehatan mental juga menjadi sorotan utama. Dari 18.845 anak yang menjalani screening kesehatan mental, ditemukan data berikut:
    * 5,6% menunjukkan gejala depresi ringan.
    * 2,33% menunjukkan gejala depresi berat.
    * 5,25% menunjukkan gejala kecemasan ringan.
    * 2,21% menunjukkan gejala kecemasan berat.

    Selain itu, tercatat sekitar 4,14% remaja masih melakukan aktivitas merokok. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kesehatan harus menyeluruh, mencakup pola makan, aktivitas fisik, kesehatan mental, serta lingkungan keluarga.

    Baca Juga:  MIO Indonesia Karawang Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Erupsi Anak Gunung Krakatau

    Mengelola Bonus Demografi Melalui Program Pemuda Teladan

    Sementara itu, dari sektor kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman menyoroti bonus demografi sebagai peluang sekaligus tantangan. Besarnya jumlah penduduk usia produktif harus diimbangi dengan pendidikan memadai, peningkatan keterampilan, serta ketersediaan lapangan kerja.

    Jika tidak dikelola dengan baik, tingginya jumlah penduduk usia produktif tanpa kesempatan berkarya dapat memicu persoalan sosial. Oleh karena itu, Dispora Sleman mendorong program “Pemuda Teladan” dengan tagline “Muda Berani Bergerak dan Berdampak.” Program ini merupakan bentuk apresiasi bagi pemuda yang memiliki kecerdasan, kemandirian, dan mampu melahirkan inovasi positif bagi masyarakat.

    Dengan memperkuat kesehatan sejak dini dan membuka ruang berkembang bagi pemuda, Pemkab Sleman berharap dapat mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, berdaya saing, dan berprestasi. Generasi emas Sleman bukan sekadar slogan, melainkan target nyata yang harus dipersiapkan sejak sekarang. (Ari Wu)

    Post Views: 127
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Kota Bandung Terima 200 Becak Listrik dan Teknologi Canggih untuk Pelajar dari Pemerintah Pusat

    September 21, 2026

    Diduga Menang Tender dengan SBU Dicabut, CV Banuata Jaya Abadi Bungkam Saat Dikonfirmasi Media

    September 21, 2026

    Diduga Menangkan Paket PL dengan SBU Dicabut, CV Tras Group Permata Akui ‘Pinjamkan Bendera’ Proyek Pagar SMKN 1 Bungku Barat

    September 20, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Avep Disasmita Bawa Pertamina Drilling Masuk Era Baru sebagai ‘One Stop Solution’

    September 21, 2026

    Di Bawah Pimpinan Avep Disasmita, Pertamina Drilling Bertransformasi Jadi ‘One Stop Solution Migas

    September 21, 2026

    Kota Bandung Terima 200 Becak Listrik dan Teknologi Canggih untuk Pelajar dari Pemerintah Pusat

    September 21, 2026

    Fraksi PDIP DPRD Kota Bandung Sorot Defisit Struktural dan Penurunan Belanja Modal dalam RAPBD 2027

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.