JAKARTA – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tidak lagi ingin sekadar dikenal sebagai perusahaan pengelola armada pengeboran. Dengan aset 58 rig yang mencakup armada onshore dan offshore, perusahaan kini mengambil langkah strategis untuk menguasai seluruh rantai nilai pembangunan sumur migas melalui konsep Integrated Project Management (IPM).
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Avep Disasmita, Pertamina Drilling bertransformasi menjadi one stop company solution. Model bisnis ini dirancang untuk membedakan layanan Pertamina Drilling dari kompetitor lainnya di Indonesia dengan menawarkan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga eksekusi.
“Ke depan, kami ingin Pertamina Drilling bukan hanya dikenal sebagai perusahaan drilling. Kami ingin menjadi one stop company solution berbasis Integrated Project Management. Konsepnya adalah end to end well construction delivery,” ujar Avep Disasmita di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Integrasi Layanan dalam Satu Pintu
Menurut Avep, pendekatan IPM memungkinkan seluruh proses pembangunan sumur dikelola secara terintegrasi dalam satu koordinasi. Lingkup layanan mencakup planning (perencanaan), drilling (pengeboran), well services, engineering, penerapan teknologi, hingga berbagai layanan pendukung lainnya.
Bagi klien, model ini menawarkan efisiensi waktu dan biaya. Mereka tidak lagi hanya menyewa kapasitas rig, tetapi mendapatkan solusi pembangunan sumur yang utuh dengan proses delivery yang lebih simpel, cepat, dan terkoordinasi.
Target Menjadi National Champion
Pertamina Drilling menargetkan transformasi ini dapat meningkatkan utilisasi aset, produktivitas operasional, serta efisiensi biaya. Penerapan teknologi terbaru juga menjadi fokus utama untuk memberikan nilai tambah (value) lebih bagi klien dan pemangku kepentingan.
Ke depannya, Pertamina Drilling membidik posisi sebagai national champion di bidang Integrated Well & Construction. Perusahaan bertekad menguasai value chain pengeboran dan pembangunan sumur secara komprehensif, baik dari sisi kapabilitas teknis, teknologi, sumber daya manusia (people), aset, maupun kualitas pengiriman layanan (delivery).
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pertamina Drilling untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui layanan yang andal, aman, dan berdaya saing global. (Fif)

