BANDUNG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Barat terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola organisasi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) dan penggunaan aplikasi KTA Digital, yang digelar pada 15–16 Mei 2026 di Gedung Guru Jawa Barat, Kota Bandung.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota PGRI dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat. Fokus utama bimtek adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola data keanggotaan berbasis digital yang terintegrasi dan real-time.
Ketua PGRI Jawa Barat, H. Akhmad Juhana, S.Pd., M.M.Pd, bersama Sekretaris Umum Dede Hidayat, M.Pd, menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong modernisasi sistem administrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Digitalisasi ini bukan sekadar perubahan sistem, tetapi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kepada anggota,” tegasnya.
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan materi komprehensif terkait pengelolaan data anggota melalui Sistem Informasi Keanggotaan (SIK), mulai dari proses input data, pembaruan informasi, hingga implementasi Kartu Tanda Anggota (KTA) digital berbasis aplikasi.
Tak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung guna memastikan pemahaman teknis dapat diterapkan di daerah masing-masing.
PGRI Jawa Barat menilai, penerapan sistem digital akan membawa dampak signifikan terhadap efisiensi dan akurasi data organisasi. Selain itu, sistem ini juga diharapkan mampu meminimalisir kesalahan administrasi yang selama ini kerap terjadi dalam pengelolaan data manual.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, termasuk diskusi yang dipandu oleh narasumber.
Melalui kegiatan ini, PGRI Jawa Barat berharap seluruh jajaran pengurus dan anggota mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat fondasi organisasi yang modern, profesional, dan berbasis data. (Abdi Pernando)

