PALU – Kontestasi pemilihan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah mulai menunjukkan dinamika politik yang kian menguat. Ir. Gufran Ahmad, ST, MT, IPM resmi menyerahkan berkas pencalonan pada Jumat (15/5/2026), menandai keseriusannya dalam perebutan kursi Ketua Kadin Sulteng.
Penyerahan berkas dilakukan di Kiora Cafe, Kota Palu, sesuai jadwal yang ditetapkan Steering Committee (SC) Musyawarah Provinsi (Musprov). Langkah ini sekaligus menjadi sinyal awal bahwa peta persaingan mulai terbuka dan mengarah pada pertarungan yang tidak sekadar administratif, tetapi juga sarat kepentingan.
Di balik pencalonan tersebut, Gufran disebut memiliki basis dukungan yang cukup kuat, terutama dari kalangan pengusaha konstruksi dan jaringan profesional teknik di Sulawesi Tengah. Latar belakangnya sebagai insinyur serta keterlibatan dalam berbagai proyek strategis menjadi modal penting dalam meraih simpati pemilik suara di internal Kadin.
Tak hanya itu, dukungan dari sejumlah tokoh birokrasi dan jejaring lama yang memiliki kedekatan dengan struktur pemerintahan daerah juga disebut menjadi kekuatan tersendiri. Hal ini berpotensi memperkuat posisi tawarnya dalam kontestasi yang akan berlangsung dalam Musprov Kadin Sulteng.
Namun demikian, bursa calon Ketua Kadin Sulteng diperkirakan tidak akan berjalan tanpa perlawanan. Sejumlah nama lain dikabarkan tengah melakukan konsolidasi internal, termasuk dari kalangan pengusaha senior dan figur yang selama ini aktif dalam kepengurusan Kadin.
Pengamat menilai, pertarungan kali ini berpotensi menjadi ajang tarik-menarik kepentingan antara kelompok pengusaha lama dan kekuatan baru yang ingin mengambil alih arah organisasi. Isu regenerasi, transparansi, hingga distribusi proyek dan akses investasi diprediksi menjadi tema sentral dalam pertarungan.
Di sisi lain, proses penjaringan yang dilakukan Steering Committee akan menjadi kunci dalam menjaga kredibilitas Musprov. Transparansi dan netralitas panitia dinilai penting untuk menghindari potensi konflik internal di tubuh Kadin Sulteng.
Dengan penyerahan berkas ini, Gufran Ahmad resmi masuk dalam gelanggang perebutan kursi Ketua Umum Kadin Sulteng. Tahapan berikutnya akan menjadi penentu sejauh mana kekuatan riil masing-masing kandidat mampu dikonsolidasikan hingga hari pemilihan.
Kontestasi pun dipastikan tidak hanya soal figur, tetapi juga tentang siapa yang mampu menguasai jaringan, mengunci dukungan, dan memainkan strategi politik organisasi secara efektif. (Redaksi)

