Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Jum’at Berkah di Sawah JuntiKebon: Kuwu Wendi Prioritaskan Ibadah di Tengah Panen Raya
    Daerah

    Jum’at Berkah di Sawah JuntiKebon: Kuwu Wendi Prioritaskan Ibadah di Tengah Panen Raya

    By RedaksiMei 2, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDRAMAYU – Pemandangan tak biasa terlihat di hamparan sawah Desa JuntiKebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, menjelang panen raya. Di tengah kesibukan petani mengejar hasil panen, Pemerintah Desa justru mengedepankan nilai spiritual melalui kebijakan “Tata Tertib Panen” yang mengutamakan ibadah Sholat Jumat.

    Lewat baliho besar yang terpasang di pinggir persawahan, Kuwu Wendi bersama Babinsa Purwanto dan Bhabinkamtibmas Rifqi mengimbau petani untuk menghentikan aktivitas ngarit dan gebod setiap hari Jum’at hingga pukul 13.00 WIB.

    Kebijakan ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepemimpinan yang tidak hanya fokus pada hasil ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat.

    Dalam aturan itu ditegaskan, seluruh aktivitas pertanian dihentikan sementara saat waktu Sholat Jumat. Petani baru diperbolehkan kembali bekerja setelah ibadah selesai. Tujuannya jelas: memastikan kewajiban sebagai umat Muslim tetap menjadi prioritas di tengah kesibukan panen.

    Baca Juga:  Hadapi Prediksi Hujan Tinggi, Ketua MPU Aceh Tenggara: "Jaga Bumi, Maka Langit Akan Menjagamu"

    Tak hanya itu, tata tertib juga mengatur larangan bagi peternak bebek untuk memasuki area persawahan. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi konflik yang kerap muncul saat padi mulai menguning dan rentan rusak.

    Kuwu JuntiKebon, Wendi—yang akrab disapa Kuwu Dong Iyong—menegaskan bahwa kebijakan ini lahir dari hasil musyawarah bersama BPD, tokoh agama, dan tokoh tani.

    “Kami ingin panen di desa ini tidak hanya melimpah, tapi juga berkah. Jangan sampai karena mengejar hasil, kewajiban Sholat Jumat ditinggalkan. Rezeki sudah ada yang mengatur,” ujarnya, Kamis (1/5/2026).

    Babinsa Purwanto menambahkan, pihaknya siap mengawal penerapan aturan tersebut agar tetap berjalan kondusif tanpa menimbulkan gesekan di masyarakat.

    Senada, Kuwu Wendi kembali menegaskan bahwa prinsip utama kebijakan ini adalah kebersamaan dan keharmonisan.

    Baca Juga:  Sorotan Transparansi Pengadaan: CV Sumatera Karya Mandiri Menangkan Paket Rehabilitasi RSUD H. Hanafie Lewat Penunjukan Langsung

    “Ini untuk kebaikan bersama. Sudah kami rembuk dengan semua unsur desa. Prinsipnya guyub rukun, panen berkah, ibadah tetap jalan,” tegasnya.

    Langkah ini dinilai selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Indramayu “Indramayu REANG” (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Penekanan pada ibadah mencerminkan nilai religius, sementara perlindungan lahan pertanian dari gangguan ternak menjadi bentuk nyata menjaga ekonomi petani.

    Sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan Polri juga memperkuat aspek keamanan serta gotong royong di tengah masyarakat.
    Inisiatif “Jumat Berkah” ini pun dipandang sebagai contoh kepemimpinan desa yang humanis dan berimbang—menggabungkan produktivitas ekonomi dengan kesadaran spiritual. Sebuah model yang dinilai layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lain. (Fif)

    Post Views: 314
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, Media Infotipikor.com Klarifikasi Pemenang Tender Jalan Pertanian di Tanah Laut, Tak Ada Respon

    September 5, 2026

    Perjuangan “Ngamen” Berbuah Manis, Bupati Buol Bawa Pulang Anggaran Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

    September 4, 2026

    IWOI Sleman dan Dispar Bahas Strategi Penguatan Pariwisata serta Event Unggulan 2027

    September 4, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, Media Infotipikor.com Klarifikasi Pemenang Tender Jalan Pertanian di Tanah Laut, Tak Ada Respon

    September 5, 2026

    Kunjungan KSAD ke Bandung, Teknologi Pemusnah Sampah TPS Ciwastra Mampu Olah 5 Ton Per Jam

    September 5, 2026

    Perkuat Silaturahmi dan Integritas, Kuwu Duriyan Arahan Perangkat Desa Tinumpuk dalam Acara Syukuran

    September 5, 2026

    Perjuangan “Ngamen” Berbuah Manis, Bupati Buol Bawa Pulang Anggaran Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.