Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»PT Metro Pearl Indonesia Diduga Tabrak Norma IPAL, KMP: “Siapa yang Membekingi?”
    Daerah

    PT Metro Pearl Indonesia Diduga Tabrak Norma IPAL, KMP: “Siapa yang Membekingi?”

    By RedaksiMei 23, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PURWAKARTA, 23 Mei 2026 – Dugaan pelanggaran pengelolaan limbah oleh PT Metro Pearl Indonesia memicu sorotan publik. Isu ini tak lagi dipandang sebagai persoalan teknis semata, melainkan telah bergeser menjadi indikasi masalah serius dalam integritas pengawasan lingkungan hidup.

    Ketua Komunitas Madani Purwakarta (KMP), Zaenal Abidin, mengungkap adanya kejanggalan yang dinilai perlu diuji secara terbuka dan independen. Ia menyoroti ketidaksesuaian antara dugaan debit limbah yang besar dengan hasil uji laboratorium yang justru terlihat nyaris sempurna.

    “Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di ruang publik. Harus ada klarifikasi yang transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

    Sebelumnya, lanjut Zaenal, juga sempat muncul temuan bahwa pengelolaan limbah industri dan domestik perusahaan belum dipisahkan secara optimal, serta memerlukan penyesuaian perizinan ke kementerian terkait.

    Baca Juga:  Dugaan Cacat Substansial Massal: Dokumen Pemilihan 7 Proyek Tanggul Pantai di Morowali Disebut "Pembangunan Kantor Baru"

    KMP kemudian mengajukan sejumlah pertanyaan krusial:
    Apakah sistem IPAL benar-benar bekerja sesuai kapasitas riil?
    Apakah debit limbah yang dibuang masih dalam batas izin?
    Mengapa dugaan kelebihan debit tidak dijawab secara terbuka?

    Menurut KMP, jika perusahaan berskala besar dengan ribuan pekerja dapat tetap berjalan tanpa penindakan tegas di tengah berbagai indikasi tersebut, maka patut diduga adanya mata rantai pengawasan yang lemah atau bahkan sengaja dilemahkan.

    “Persoalan ini bukan sekadar administrasi. Ini menyangkut kualitas lingkungan, keselamatan masyarakat, dan masa depan ekologi Purwakarta. Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan industri,” ujar Zaenal.

    Sebagai langkah konkret, KMP mendesak:
    Audit investigatif menyeluruh terhadap sistem IPAL dan debit limbah.
    Pemeriksaan dokumen persetujuan teknis serta laporan swapantau.
    Uji laboratorium pembanding oleh lembaga independen.

    Baca Juga:  DPRD Buol "Semprot" Dinas Kesehatan, Data Stunting Dinilai Tidak Jelas dan Kontradiktif

    Keterlibatan aparat penegak hukum jika ditemukan indikasi manipulasi
    Transparansi penuh dari DLH dan pihak perusahaan.

    KMP juga mengingatkan agar pengawasan lingkungan tidak sekadar menjadi formalitas administratif, sementara potensi pencemaran

    “dipoles” melalui data laboratorium.
    “Jika benar ada pelanggaran namun dibiarkan, publik berhak bertanya: siapa yang membekingi?” pungkasnya. (Redaksi)

    Post Views: 223
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Perjuangan “Ngamen” Berbuah Manis, Bupati Buol Bawa Pulang Anggaran Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

    September 4, 2026

    IWOI Sleman dan Dispar Bahas Strategi Penguatan Pariwisata serta Event Unggulan 2027

    September 4, 2026

    Hadapi Prediksi Hujan Tinggi, Ketua MPU Aceh Tenggara: “Jaga Bumi, Maka Langit Akan Menjagamu”

    September 3, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Kunjungan KSAD ke Bandung, Teknologi Pemusnah Sampah TPS Ciwastra Mampu Olah 5 Ton Per Jam

    September 5, 2026

    Perkuat Silaturahmi dan Integritas, Kuwu Duriyan Arahan Perangkat Desa Tinumpuk dalam Acara Syukuran

    September 5, 2026

    Perjuangan “Ngamen” Berbuah Manis, Bupati Buol Bawa Pulang Anggaran Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

    September 4, 2026

    IWOI Sleman dan Dispar Bahas Strategi Penguatan Pariwisata serta Event Unggulan 2027

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.