Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Bupati Buol Hadiri Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Pomayagon
    Daerah

    Bupati Buol Hadiri Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Pomayagon

    By RedaksiApril 30, 2026Updated:April 30, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat komitmen dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Buol dalam kegiatan Percepatan Tanam melalui Gerakan Tanam Serempak yang dipusatkan di Desa Pomayagon, Kecamatan Momunu, Kamis (30/04/2026).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional gerakan tanam serempak seluas 50.000 hektare yang dilaksanakan pada lokasi Optimasi Lahan (OPLAH) tahun 2024 dan 2025, serta lahan CSR tahun 2025 di seluruh Indonesia.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Buol, Ahmad R. Kuntuamas jajaran Forkopimcam Momunu, unsur TNI-Polri, Dinas Pertanian, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

    Dalam keterangannya, perwakilan Dinas Pertanian menyampaikan bahwa Kabupaten Buol menjadi salah satu daerah yang ikut ambil bagian dalam gerakan nasional percepatan tanam. Program ini bertujuan mengoptimalkan lahan pertanian agar dapat meningkatkan produksi pangan secara signifikan.

    Baca Juga:  Desak Transparansi, LAN Aceh Tenggara Minta Kapolres Publikasikan Daftar Buronan Narkoba (DPO)

    “Melalui gerakan ini, kita mendorong percepatan masa tanam di lahan OPLAH dan memastikan seluruh potensi lahan dapat dimanfaatkan secara produktif,” ujarnya.

    Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mendukung kebutuhan petani mulai dari penyediaan benih, pupuk, hingga alat mesin pertanian guna menunjang keberhasilan program tersebut.

    Sinergi Lintas Sektor

    Kegiatan tanam serempak ini juga menunjukkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga penyuluh pertanian yang terjun langsung mendampingi petani di lapangan.

    Usai penanaman simbolis, Bupati bersama jajaran berdialog dengan para petani dan penyuluh. Sejumlah aspirasi disampaikan, khususnya terkait kebutuhan irigasi dan akses jalan usaha tani yang masih perlu ditingkatkan.

    Baca Juga:  Rancangan Perubahan APBD Buol 2026: Pendapatan Naik Signifikan Menjadi Rp986,40 Miliar

    Menanggapi hal itu, pemerintah daerah bersama DPRD menyatakan akan menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan, terutama dalam penyediaan infrastruktur penunjang.

    Dalam arahannya pula Dinas Pertanian menegaskan bahwa gerakan tanam serempak ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional.

    Ia juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan kapasitas petani agar mampu menerapkan teknologi pertanian yang lebih modern dan efisien.

    “Dengan adanya program percepatan tanam ini, diharapkan Kabupaten Buol mampu meningkatkan produksi pertanian dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan. Ujarnya

    Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju dan berdaya saing. (Moh Fharsi)

    Post Views: 267
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Di Tengah Ketegangan PT Askon, Kapolres Morowali Imbau Warga Matarape Tahan Diri dan Hindari Main Hakim Sendiri

    Oktober 3, 2026

    Warga Desa Plered Siap Pasang Baliho Protes, Keluhkan Akses Komunikasi dengan Kades yang Dinilai Terblokir

    Oktober 3, 2026

    Fakta Lapangan Mencekam, Warga Limbangan Tak Tidur Akibat Getaran Proyek GT Polytama, Ibu-Ibu Ngamuk di Teras

    Oktober 3, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Di Tengah Ketegangan PT Askon, Kapolres Morowali Imbau Warga Matarape Tahan Diri dan Hindari Main Hakim Sendiri

    Oktober 3, 2026

    Warga Desa Plered Siap Pasang Baliho Protes, Keluhkan Akses Komunikasi dengan Kades yang Dinilai Terblokir

    Oktober 3, 2026

    Fakta Lapangan Mencekam, Warga Limbangan Tak Tidur Akibat Getaran Proyek GT Polytama, Ibu-Ibu Ngamuk di Teras

    Oktober 3, 2026

    Sleman Borong 4 Gelar Prestasi pada Jamsostek Award 2026, Dinaker Sleman Raih Juara 1 Tingkat Pemda

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.