BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol bersama Pemerintah Kecamatan Paleleh memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar melalui kegiatan penilaian kader Posyandu. Kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah desa, termasuk Desa Dopalak dan Desa Umu, ini menjadi momentum evaluasi sekaligus motivasi bagi para garda terdepan kesehatan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penilai yang juga merupakan Ketua TP-PKK Kabupaten Buol sekaligus Pembina Kader Posyandu, Ny. Shinta Triwibowo, MM. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten I Setda Kabupaten Buol, Kasim Rauf; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Gamar A. Lahamade, S.Farm., Apt., M.AP; Camat Paleleh, Lukman Djupandang, S.Pt.; serta tim penilai dari kabupaten.
Evaluasi Menyeluruh dan Motivasi
Penilaian kader Posyandu ini tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan di tingkat desa. Aspek yang dinilai meliputi kesiapan kader, kelengkapan administrasi, inovasi program, serta tingkat keterlibatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Camat Paleleh, Lukman Djupandang, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penilaian ini menjadi kesempatan berharga bagi para kader untuk melakukan introspeksi dan peningkatan kapasitas.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Paleleh sangat mendukung kegiatan ini. Penilaian ini bukan hanya untuk melihat hasil, tetapi juga menjadi bahan evaluasi agar para kader semakin termotivasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Lukman.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Posyandu membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, pemerintah desa, hingga para kader dan masyarakat itu sendiri.
Fokus pada Peningkatan Kualitas
Sementara itu, Ny. Shinta Triwibowo selaku Ketua Tim Penilai menekankan bahwa kader Posyandu memiliki peran vital dalam mendukung pelayanan dasar kesehatan. Menurut Shinta, pendekatan penilaian dilakukan dengan semangat pembinaan, bukan sekadar mencari kesalahan.
“Penilaian ini bukan hanya melihat kekurangan, tetapi bagaimana kita memberikan motivasi kepada kader untuk terus berkembang. Kami ingin Posyandu benar-benar memberikan manfaat dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Shinta.
Shinta juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Paleleh dan pemerintah desa. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memperkuat peran Posyandu di Kabupaten Buol.
Dengan adanya kegiatan penilaian ini, diharapkan kader Posyandu di wilayah tersebut semakin aktif, inovatif, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di tengah masyarakat. Kolaborasi antara Pemkab Buol dan Kecamatan Paleleh pun diharapkan terus terjaga guna mendukung program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Moh Fharsi)

