Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Usulan Pembentukan BP NIKEL Indonesia: Solusi Atasi Birokrasi RKAB dan Maksimalkan Pendapatan Negara
    Daerah

    Usulan Pembentukan BP NIKEL Indonesia: Solusi Atasi Birokrasi RKAB dan Maksimalkan Pendapatan Negara

    By RedaksiAgustus 20, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Dr.H.Anwar Hafid (foto: istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PALU – Di tengah kompleksitas pengelolaan sumber daya alam, khususnya nikel yang menjadi tulang punggung hilirisasi industri nasional, muncul wacana mendesak untuk membentuk Badan Pengelola Nikel (BP NIKEL) Indonesia. Usulan ini disampaikan oleh Idrus Hadaddo, Wakil Ketua DPP PPMI, yang menilai bahwa pengelolaan nikel di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini masih dinilai carut-marut dan terlalu birokratis.

    Idrus menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan pembentukan lembaga baru setingkat kementerian atau badan khusus serupa dengan BP Migas (sebelumnya SKK Migas) untuk mengelola sektor nikel secara lebih profesional, transparan, dan efisien.

    Masalah RKAB dan Kepercayaan Investor

    Salah satu poin kritis yang disorot adalah persoalan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Proses pengurusan RKAB yang rumit dan berbelit-belit dinilai telah menurunkan tingkat kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia.

    “Bayangkan saja soal RKAB nikel masih menjadi problematik di Indonesia dengan tingkat pengurusan yang rumit dan birokrasi berlebihan. Hal ini mengakibatkan menurunnya tingkat kepercayaan investor ke depan di Indonesia,” ujar Idrus Hadaddo, kepada media Infotipikor.com di Palu, Rabu 19 Agustus 2026.

    Baca Juga:  Bupati Harda Lepas Kontingen Korpri Sleman, Dorong Atlet Tampil Sportif dan Percaya Diri di Porprida DIY 2026

    Dampak dari ketidakpastian regulasi dan pembatasan kuota produksi yang ketat berimbas pada aspek ketenagakerjaan. Pengusaha dan investor seringkali dihadapkan pada persyaratan yang menyulitkan, yang pada akhirnya dapat mengurangi penyerapan tenaga kerja lokal.

    Potensi Ekonomi Daerah Penghasil Nikel

    Pembentukan BP NIKEL diharapkan dapat memaksimalkan peran dan fungsi bisnis serta penerimaan negara dari kekayaan sumber daya alam sektor nikel. Lembaga ini nantinya akan dipimpin oleh seorang pejabat setingkat menteri yang fokus hanya pada komoditas strategis tersebut.

    Langkah ini juga dinilai penting untuk menopang eksistensi daerah-daerah penghasil nikel di Tanah Air, seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara. Dengan pengelolaan yang terpusat dan profesional, pendapatan daerah dan pusat dari sektor nikel dapat dioptimalkan tanpa terhambat oleh struktur birokrasi kementerian yang luas cakupannya.

    Baca Juga:  Gotong Royong! Kuwu Duriyan dan Ustadz Emin Pasang 80 Titik PJU di Jalan Raya Tinumpuk

    Tokoh Potensial: Dr. H. Anwar Hafid

    Dalam usulannya, Idrus Hadaddo juga menyebutkan nama Dr. H. Anwar Hafid sebagai salah satu tokoh dan pejabat yang dianggap pas untuk memimpin BP NIKEL Indonesia. Sebagai figur yang memiliki pemahaman mendalam tentang tata kelola sumber daya alam dan kepemimpinan strategis, Anwar Hafid dinilai mampu membawa transformasi positif dalam pengelolaan nikel nasional.

    Wacana pembentukan BP NIKEL ini menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan bahwa kekayaan alam Indonesia tidak hanya dieksploitasi, tetapi juga dikelola dengan tata kelola yang baik (good governance) demi kemakmuran rakyat dan keberlanjutan industri nasional.

    Penulis : Herman Makuaseng

    Post Views: 414
    #birokrasi #bp nikel #negara #pendapatan Anwar Hafid
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Diduga Menangkan Paket PL dengan SBU Dicabut, CV Tras Group Permata Akui ‘Pinjamkan Bendera’ Proyek Pagar SMKN 1 Bungku Barat

    September 20, 2026

    DPRD Buol Tetapkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Kebijakan Penganggaran Disesuaikan dengan Kondisi Fiskal

    September 20, 2026

    MIO Indonesia Karawang Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Erupsi Anak Gunung Krakatau

    September 20, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Brimob Polda Metro Jaya Patroli ke TPS, Jaga Kamtibmas Pilkades di Bekasi

    September 20, 2026

    Diduga Menangkan Paket PL dengan SBU Dicabut, CV Tras Group Permata Akui ‘Pinjamkan Bendera’ Proyek Pagar SMKN 1 Bungku Barat

    September 20, 2026

    DPRD Buol Tetapkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Kebijakan Penganggaran Disesuaikan dengan Kondisi Fiskal

    September 20, 2026

    BULOG Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Bandung, Pastikan Tepat Sasaran dan Sesuai Ketentuan

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.