Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Religi»Menginspirasi, Santri Lansia Kembali Mengaji dari Iqro 1 di Ponpes Makrifatullah
    Religi

    Menginspirasi, Santri Lansia Kembali Mengaji dari Iqro 1 di Ponpes Makrifatullah

    By RedaksiMei 4, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SLEMAN – Semangat belajar tak mengenal usia. Hal ini terlihat dalam kegiatan pembelajaran membaca Iqro bagi santri lansia di Masjid Jamilah, Pondok Pesantren Makrifatullah, Dusun Banaran, Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Ahad (2/5/2026).

    Program yang berada di bawah naungan TPQ Al Alim 4 ini diikuti para santri lansia yang tergabung dalam Majelis Makrifatullah. Mereka belajar membaca Al-Qur’an dari dasar, mulai Iqro jilid 1 hingga jilid 6, dengan pendampingan intensif dari para pengajar.

    Endang Pujiati, dari Divisi Pendidikan Yayasan Kiwari Sleman menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Ahad dan Rabu pagi.

    “Dalam mengajar santri lansia dibutuhkan kesabaran, ketekunan, dan ketelitian. Setiap santri kami dampingi dan kemampuan bacanya dicek satu per satu,” ujarnya.

    Baca Juga:  Dzikir Subuh Jadi Kunci Ketenangan Hati di Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman

    Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap (step by step), menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta. Tercatat, santri yang mengikuti program ini berusia antara 50 hingga 90 tahun. Dari sekitar 30 peserta, sebanyak 13 orang masih berada pada tahap awal belajar Iqro, sementara lainnya belum dapat hadir secara rutin.

    Kegiatan belajar Iqro ini juga terintegrasi dengan pengajian rutin Majelis Makrifatullah. Untuk hari Ahad dan Rabu, pembelajaran dilakukan usai pengajian, sementara khusus Rabu dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai.

    Program ini bertujuan membuka wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan lansia dalam membaca Al-Qur’an, dimulai dari nol hingga lancar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memakmurkan pondok pesantren serta mengajak masyarakat luas untuk ikut belajar tanpa memandang usia.

    Baca Juga:  Pengajian Rutin di Sleman, Kyai Habibullah Ajak Umat Perbanyak Dzikir dan Persiapan Ibadah Dzulhijjah

    Kisah para santri lansia ini menjadi bukti bahwa semangat menuntut ilmu tidak pernah lekang oleh waktu. (Ari Wu)

    Post Views: 77
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Dzikir Subuh Jadi Kunci Ketenangan Hati di Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman

    Mei 10, 2026

    Pengajian Rutin di Sleman, Kyai Habibullah Ajak Umat Perbanyak Dzikir dan Persiapan Ibadah Dzulhijjah

    Mei 4, 2026

    Pemdes Cijaya Peringati Malam Nuzulul Qur’an 30 Juz Tamat dibaca Bersama

    Maret 6, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Dokter Spesialis “Mogok”, DPRD Buol  Turun Tangan! Insentuf Dipangkas, Pelayanan RSUD Terganggu

    Mei 13, 2026

    Ratusan Kades “Kepojok”, Serbu DPRD Buol! Tagih Siltap dan Dana  Desa yang Tak Kunjung Cair

    Mei 13, 2026

    Sleman Tancap Gas! Aduan Warga Jadi “Senjata Utama” Berantas Jalan Rusak

    Mei 12, 2026

    Kang Asmul Puji Program “Cau Asak”, Wujud Gotong Royong Warga Caringin Berangkatkan Umrah

    Mei 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.