Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Religi»Dzikir Subuh Jadi Kunci Ketenangan Hati di Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman
    Religi

    Dzikir Subuh Jadi Kunci Ketenangan Hati di Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman

    By RedaksiMei 10, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SLEMAN – Pondok Pesantren Makrifatullah Yayasan Kiwari menggelar pengajian pekanan Majelis Makrifatullah di Dusun Banaran RT 02 RW 31, Sendangmulyo, Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (10/5/2026).

    Dalam tausiyahnya, Kyai Haji Habibullah mengajak para santri lansia dan jamaah untuk memperbanyak dzikirullah, khususnya pada waktu Subuh yang dinilai sebagai momentum terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Ia menjelaskan bahwa kehidupan manusia sarat dengan tanda-tanda kebesaran Allah, termasuk pergantian siang dan malam. Waktu Subuh, menurutnya, memiliki keutamaan tersendiri untuk diisi dengan ibadah dan doa.

    “Waktu Subuh hingga terbit matahari sebaiknya dimanfaatkan untuk berdzikir dan beribadah, bukan untuk tidur kembali. Selain baik bagi kesehatan, juga menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Kyai Habibullah.

    Baca Juga:  Pengajian Rutin di Sleman, Kyai Habibullah Ajak Umat Perbanyak Dzikir dan Persiapan Ibadah Dzulhijjah

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pesan dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Kahfi ayat 46, bahwa harta dan anak hanyalah perhiasan dunia. Sementara amal saleh yang kekal memiliki nilai lebih tinggi di sisi Allah SWT.

    Kyai Habibullah menegaskan bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk terbaik dan diberi amanah sebagai khalifah di muka bumi, yang bertugas mengelola kehidupan dengan penuh ketakwaan dan akhlak mulia.

    Para jamaah juga diajak untuk mengisi waktu setelah salat Subuh dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memanjatkan doa demi keselamatan dunia dan akhirat.

    “Dzikirullah adalah bentuk eling marang Gusti Allah. Dengan berdzikir, hati menjadi tenang, kesedihan berkurang, dan keimanan semakin kuat,” tambahnya.

    Baca Juga:  Menginspirasi, Santri Lansia Kembali Mengaji dari Iqro 1 di Ponpes Makrifatullah

    Dalam tausiyah tersebut, disampaikan pula berbagai bacaan dzikir utama, seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha illallah, Allahu Akbar, istighfar, Ayat Kursi, serta doa-doa pagi dan petang yang dianjurkan dalam Islam.

    Ia menegaskan, dzikir memiliki banyak manfaat, mulai dari menenangkan hati, menghapus kesedihan, hingga meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Membaca Al-Qur’an dengan penghayatan juga diyakini mampu menyentuh hati dan menumbuhkan keikhlasan dalam diri seorang hamba.

    Pengajian pekanan Majelis Makrifatullah ini ditutup dengan dzikir dan doa bersama yang berlangsung khidmat. (Ari Wu)

    Post Views: 57
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Menginspirasi, Santri Lansia Kembali Mengaji dari Iqro 1 di Ponpes Makrifatullah

    Mei 4, 2026

    Pengajian Rutin di Sleman, Kyai Habibullah Ajak Umat Perbanyak Dzikir dan Persiapan Ibadah Dzulhijjah

    Mei 4, 2026

    Pemdes Cijaya Peringati Malam Nuzulul Qur’an 30 Juz Tamat dibaca Bersama

    Maret 6, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Dokter Spesialis “Mogok”, DPRD Buol  Turun Tangan! Insentuf Dipangkas, Pelayanan RSUD Terganggu

    Mei 13, 2026

    Ratusan Kades “Kepojok”, Serbu DPRD Buol! Tagih Siltap dan Dana  Desa yang Tak Kunjung Cair

    Mei 13, 2026

    Sleman Tancap Gas! Aduan Warga Jadi “Senjata Utama” Berantas Jalan Rusak

    Mei 12, 2026

    Kang Asmul Puji Program “Cau Asak”, Wujud Gotong Royong Warga Caringin Berangkatkan Umrah

    Mei 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.