SLEMAN – Pengajian Majelis Makrifatullah rutin pekanan kembali digelar di Ponpes Makrifatullah Yayasan Kiwari, Minggir, Kabupaten Sleman, Ahad (2/5/2026).
Dalam tausiyahnya, Kyai Haji Habibullah mengajak jamaah untuk memperkuat ibadah, memperbanyak dzikir, serta mempersiapkan diri menyambut bulan Dzulhijjah.
Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan antarsesama manusia. Menurutnya, pada hakikatnya seluruh manusia adalah saudara yang harus saling menguatkan dan menjaga hubungan baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Manusia adalah hamba, sementara Allah adalah Raja dari segala raja. Karena itu kita wajib bersyukur dan menjalani hidup dengan landasan iman serta tuntunan Al-Qur’an,” ujar Habibullah.
Lebih lanjut, ia mengingatkan jamaah agar menyempurnakan ibadah puasa Ramadhan dengan puasa Syawal, serta menjaga konsistensi amalan seperti salat malam, witir, dan tahajud sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.

Menjelang bulan Dzulhijjah, jamaah juga diajak untuk mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual, termasuk menjaga kesehatan agar dapat melaksanakan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah yang memiliki keutamaan pahala besar.
Dalam kesempatan itu, Habibullah turut mengutip firman Allah dalam Surah Al-Kahfi ayat 46 yang menjelaskan bahwa harta dan anak hanyalah perhiasan dunia, sementara amal saleh lebih utama dan kekal di sisi-Nya.
Ia juga mengajak jamaah memperbanyak dzikir melalui kalimat thayyibah seperti tasbih, tahmid, tahlil, takbir, dan istighfar karena memiliki manfaat besar, baik secara spiritual maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Biasakan membaca kalimat thayyibah setiap hari agar hati menjadi bersih dan semakin dekat kepada Allah,” pesannya.
Pengajian ditutup dengan doa bersama untuk kesehatan, keselamatan, serta keberkahan seluruh jamaah. (Ari Wu)

