PURWAKARTA – Pemerintah Desa (Pemdes) Cimahi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang religius dan berilmu dengan menggelar pengajian rutin bulanan. Kali ini, kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut membahas kitab kuning klasik, Safinatun Najah (biasa disebut Safinah), yang dibimbing langsung oleh ulama karismatik, Abuya Hasan Asyari.
Pengajian yang dihadiri oleh seluruh aparatur pemerintahan Desa Cimahi serta warga masyarakat ini mendapat sambutan antusias. Kepala Desa Cimahi, Asep Saepul Bahrie, menyatakan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Menurut Asep, kehadiran Abuya Hasan Asyari sebagai pembimbing memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pemahaman keagamaan warga dan perangkat desa.
“Saya sangat gembira atas terlaksananya pengajian rutin ini. Ini bukan sekadar ritual, tetapi menjadi wadah silaturahmi yang erat antara pemerintah desa dengan warga, sekaligus menambah wawasan keislaman kita melalui kajian kitab kuning,” ujar Asep Saepul Bahrie di sela-sela kegiatan.
Perkuat Spiritual Aparatur dan Warga, Pemdes Cimahi Gelar Pengajian Kitab Kuning ‘Safinah’ Bersama Abuya Hasan Asyari.

Menguasai Fiqih Ibadah Praktis
Kitab Safinatun Najah karya Syekh Salim bin Sumair al-Hadrami merupakan salah satu kitab dasar dalam fiqih mazhab Syafi’i yang banyak dipelajari di pesantren dan majelis taklim. Pembahasan kitab ini dinilai strategis karena memuat hukum-hukum ibadah praktis yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tata cara bersuci hingga pelaksanaan shalat.
Hadirnya aparatur desa dalam pengajian ini juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat lainnya. Dengan mengikuti kajian keagamaan secara rutin, para perangkat desa diharapkan tidak hanya cakap dalam administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat dalam melayani warga.
Warga setempat mengaku merasa terbantu dengan adanya bimbingan langsung dari Abuya Hasan Asyari. Metode pembelajaran yang interaktif membuat materi fiqih yang terkadang terasa rumit menjadi lebih mudah dipahami dan diaplikasikan.
Program Berkelanjutan untuk Keberkahan Desa
Pemdes Cimahi berencana akan terus melanjutkan agenda pengajian bulanan ini sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai agama. Diharapkan, sinergi antara pemimpin desa, ulama, dan warga dapat menciptakan lingkungan Desa Cimahi yang aman, damai, dan penuh keberkahan. (Agus Supriadi)

