Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Visi “MULIA” Kuwu Suendi Arahkan Juntikedokan Menuju Desa Mandiri dan Berkelanjutan
    Daerah

    Visi “MULIA” Kuwu Suendi Arahkan Juntikedokan Menuju Desa Mandiri dan Berkelanjutan

    By RedaksiMei 17, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDRAMAYU – Kepemimpinan Kuwu Suendi di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, menegaskan arah pembangunan desa berbasis visi “MULIA” — akronim dari Maju, Unggul, Luhur, Inovatif, dan Agamis.

    Bagi Kuwu Suendi, visi tersebut bukan sekadar jargon, melainkan pedoman kerja nyata dalam tata kelola pemerintahan desa. Ia menekankan bahwa setiap unsur dalam visi MULIA memiliki implementasi konkret.

    “Maju dalam administrasi, Unggul dalam pelayanan, Luhur dalam pembinaan, Inovatif dalam karya nyata, dan Agamis dalam membina moral masyarakat. Itu yang kami jalankan setiap hari,” ujar Suendi, Minggu 17 Mei 2026.

    Sebagai desa agraris dengan luas wilayah 5,74 km² dan jumlah penduduk mencapai 9.805 jiwa, Juntikedokan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan.

    Pemerintah desa kini mendorong penguatan kelompok tani, modernisasi alat produksi, serta pembinaan nelayan guna meningkatkan nilai tambah hasil usaha warga.

    Baca Juga:  Panen Perdana PM-AAS di Terisi, Bupati Lucky Hakim: Indramayu Siap Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

    “Potensi kita besar. Tinggal bagaimana dikelola dengan manajemen yang baik dan inovatif,” tegasnya.

    Sejarah panjang desa yang berdiri sejak 25 Juni 1978 turut menjadi fondasi kuat dalam pembangunan. Nama “Juntikedokan”, yang berasal dari kata “Junti” dan “Kedokan”, mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong yang terus dijaga hingga kini.

    “Pembangunan fisik penting, tapi karakter dan kebersamaan warga harus tetap menjadi prioritas,” katanya.

    Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Kuwu Suendi bersama Sekretaris Desa Sudarto dan jajaran perangkat desa berupaya menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah diakses. Mulai dari administrasi kependudukan hingga penyaluran bantuan sosial, semuanya diarahkan agar lebih efektif dan responsif.

    “Pemerintah desa harus hadir, bukan ditunggu,” ujarnya singkat.

    Di sisi lain, inovasi menjadi kunci. Pemerintah desa mulai mengembangkan program berbasis data dan teknologi sederhana untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

    Baca Juga:  Soroti Neraca Air dan Limbah, KMP Desak DLH Verifikasi Faktual Pengelolaan Lingkungan PT Win Textile

    Tak hanya fokus pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur, nilai keagamaan juga menjadi pilar utama dalam visi MULIA. Kuwu Suendi aktif melibatkan tokoh agama dan lembaga desa dalam membina keimanan serta memperkuat akhlak masyarakat.

    “Kemajuan ekonomi harus seimbang dengan kemajuan moral. Itu yang membuat desa kuat dan harmonis,” jelasnya.

    Dengan semangat gotong royong yang telah mengakar sejak masa Ki Ageng Junti, Kuwu Suendi optimistis Desa Juntikedokan mampu menjadi desa percontohan di wilayah Kecamatan Juntinyuat.

    Harapan saya sederhana: desa ini maju secara ekonomi, kuat secara sosial, dan kokoh dalam nilai agama. Itulah visi MULIA yang kami perjuangkan bersama masyarakat,” pungkasnya. (Fif)

    Post Views: 195
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Perjuangan “Ngamen” Berbuah Manis, Bupati Buol Bawa Pulang Anggaran Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

    September 4, 2026

    IWOI Sleman dan Dispar Bahas Strategi Penguatan Pariwisata serta Event Unggulan 2027

    September 4, 2026

    Hadapi Prediksi Hujan Tinggi, Ketua MPU Aceh Tenggara: “Jaga Bumi, Maka Langit Akan Menjagamu”

    September 3, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Kunjungan KSAD ke Bandung, Teknologi Pemusnah Sampah TPS Ciwastra Mampu Olah 5 Ton Per Jam

    September 5, 2026

    Perkuat Silaturahmi dan Integritas, Kuwu Duriyan Arahan Perangkat Desa Tinumpuk dalam Acara Syukuran

    September 5, 2026

    Perjuangan “Ngamen” Berbuah Manis, Bupati Buol Bawa Pulang Anggaran Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

    September 4, 2026

    IWOI Sleman dan Dispar Bahas Strategi Penguatan Pariwisata serta Event Unggulan 2027

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.