SLEMAN – Semangat belajar tak mengenal usia. Hal ini tergambar dari kegiatan rutin pembelajaran membaca Iqro yang digelar di Masjid Jamilah, Pondok Pesantren Ma’rifatullah Yayasan Kiwari, Dusun Banaran RT 02 RW 31, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Yogyakarta, Ahad (24/05/2026).
Program pembinaan keagamaan ini secara khusus diperuntukkan bagi santri lansia agar tetap semangat mempelajari Al-Qur’an meski di usia lanjut. Kegiatan dilaksanakan secara konsisten setiap hari Ahad dan Rabu pukul 08.30 WIB.
Pada pelaksanaan Ahad (24/05), pembelajaran Iqro 1 berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan dipandu oleh Ustadzah Endang Pujiati yang dengan sabar membimbing para santri secara bergiliran.
Dari sekitar 30 santri lansia yang terdaftar, sebanyak 11 orang hadir mengikuti pembelajaran. Meski sebagian lainnya berhalangan, kegiatan tetap berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Suasana belajar tampak hangat dan penuh kesabaran. Para santri dibimbing secara perlahan dalam mengenal serta melafalkan huruf hijaiyah. Metode pembelajaran dilakukan secara individual dan bergiliran agar setiap peserta mendapatkan perhatian maksimal sesuai kemampuan masing-masing.
Salah satu sosok inspiratif dalam kegiatan ini adalah Mbah Rejo, santri lansia berusia sekitar 80 tahun.
Dengan semangat tinggi, ia mengikuti setiap arahan pengajar tanpa kenal lelah, menjadi motivasi bagi peserta lainnya.
Kegiatan yang telah berjalan kurang lebih dua bulan ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Para pengajar juga melakukan pencatatan khusus guna memantau kemajuan setiap santri dalam membaca Iqro.
Ustadzah Endang Pujiati menyampaikan bahwa pembelajaran bagi lansia memerlukan kesabaran ekstra serta metode pengulangan yang konsisten.
“Yang terpenting adalah menjaga semangat mereka tetap hidup. Harapannya, para santri bisa terus meningkat dari Iqro 1 hingga Iqro 6, bahkan mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar,” ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah pengajian rutin Majelis Ma’rifatullah. Selain menjadi sarana belajar, program ini juga diharapkan mampu memakmurkan masjid serta memperkuat syiar dakwah di lingkungan Pondok Pesantren Ma’rifatullah Yayasan Kiwari.
Pihak pengurus berharap program ini dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi inspirasi luas bahwa belajar Al-Qur’an tidak dibatasi usia, selama ada kemauan dan semangat yang kuat. (Ari Wu)

