SLEMAN – Suasana khidmat menyelimuti pengajian rutin Majelis Makrifatullah yang digelar di Masjid Jamilah, Pondok Pesantren Makrifatullah Yayasan Kiwari, Dusun Banaran RT 02 RW 31, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Yogyakarta, Ahad (24/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh KH Habibullah bersama para santri lansia binaan Yayasan Kiwari. Dalam tausiyahnya, KH Habibullah menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memanfaatkan waktu dengan keimanan, ibadah, dan amal saleh, sebagaimana terkandung dalam Surat Al-‘Ashr ayat 1–3.
Menurutnya, Allah SWT telah memperingatkan bahwa seluruh manusia berada dalam kondisi merugi apabila tidak menggunakan waktu untuk hal-hal yang bernilai kebaikan dan ibadah.
“Gunakan waktu untuk kegiatan positif seperti mengaji serta mengamalkan ilmu yang diajarkan para kyai, ustadz, dan ulama sesuai tuntunan Al-Qur’an,” ujar KH
Habibullah di hadapan jamaah.
Ia menegaskan, waktu akan menjadi saksi atas setiap perbuatan manusia. Setiap jabatan, pekerjaan, dan amanah yang dijalani di dunia, kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
Selain itu, bertambahnya usia juga disebut sebagai pengingat agar manusia semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Menurunnya kondisi fisik seperti penglihatan dan pendengaran menjadi tanda bahwa kehidupan dunia bersifat sementara.
“Manusia yang tidak merugi adalah mereka yang menjaga iman, rajin menghadiri pengajian, memperbanyak amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, jamaah juga diajak untuk terus memperkuat keimanan dengan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak cucu agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT.
Pengajian ditutup dengan do’a bersama yang berlangsung penuh kekhusyukan. (Ari Wu)

