Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Dugaan Potongan Dana PIP di SMK NU Kaplongan, LSM AMN Desak APH Turun Tangan
    Daerah

    Dugaan Potongan Dana PIP di SMK NU Kaplongan, LSM AMN Desak APH Turun Tangan

    By RedaksiApril 14, 2026Updated:April 14, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    SMK NU Kalplongan Kabupaten Indramayu (foto : infotipikor.com/Afifudin)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Reporter : Afifudin

    Editor      : Herman Makuaseng

    INFOTIPIKOR.COM | INDRAMAYU –  Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025 mencuat di SMK NU Kaplongan. Temuan ini diungkap LSM AMN DPD Indramayu berdasarkan investigasi lapangan. Siswa penerima PIP seharusnya utuh Rp1.800.000, namun diindikasikan ada pemotongan.

    Kasus ini dirilis Ketua LSM AMN DPD Indramayu, HD Sumantri, Rabu (16/4/2026), di Indramayu. Lokasi dugaan penyelewengan adalah SMK NU Kaplongan, Kecamatan Karangampel.

    Sumantri menyebut,  modusnya mirip kasus lama, pemotongan dengan dalih administrasi, rekayasa data, atau siswa dipaksa setor dana ke sekolah untuk seragam/kegiatan.

    Dana PIP sebesar Rp1.800.000 per siswa sesuai juknis 2025 diperuntukkan SPP 40% Rp720.000, ekstrakurikuler 20% Rp360.000, buku-alat tulis 20% Rp360.000, dan penunjang lain 20% Rp360.000. Pasal 3 ayat (1) Permendikbud 10/2020 menegaskan dana tak boleh dipotong tanpa persetujuan siswa/orang tua.

    Baca Juga:  Dinas PU Sukabumi Disorot! Audiensi Memanas, Pengamat Sebut Transparansi Dipertanyakan dan Berpotensi Langgar UU

    Orang tua kecewa. “Mereka seharusnya bantu anak kami, bukan ambil uangnya,” kata Ibu R, wali murid. Ibu J menambahkan, “Saya cuma mau anak saya sekolah layak tanpa potongan.” ujar kedua orang tua murid. Hingga kini Kepala SMK NU Kaplongan, Dr. Thobroni,.M.Pd, belum menjawab konfirmasi media infotipikor.com.”Pesan Whatsapp hanya dibaca -centang dua.

    LSM AMN DPD mendesak APH, Disdik Jabar, dan Inspektorat untuk mengusut peristiwa ini. “Jika terbukti, harus ada sanksi tegas,” kata Sumantri. Masyarakat diminta melapor ke Inspektorat Jabar atau Saber Pungli jika punya info tambahan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab untuk pihak sekolah.

    Post Views: 256
    #indramayu #kaplongan #lsm amd #pip #smk nu pemotongan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Dokter Spesialis “Mogok”, DPRD Buol  Turun Tangan! Insentuf Dipangkas, Pelayanan RSUD Terganggu

    Mei 13, 2026

    Ratusan Kades “Kepojok”, Serbu DPRD Buol! Tagih Siltap dan Dana  Desa yang Tak Kunjung Cair

    Mei 13, 2026

    Sleman Tancap Gas! Aduan Warga Jadi “Senjata Utama” Berantas Jalan Rusak

    Mei 12, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Dokter Spesialis “Mogok”, DPRD Buol  Turun Tangan! Insentuf Dipangkas, Pelayanan RSUD Terganggu

    Mei 13, 2026

    Ratusan Kades “Kepojok”, Serbu DPRD Buol! Tagih Siltap dan Dana  Desa yang Tak Kunjung Cair

    Mei 13, 2026

    Sleman Tancap Gas! Aduan Warga Jadi “Senjata Utama” Berantas Jalan Rusak

    Mei 12, 2026

    Kang Asmul Puji Program “Cau Asak”, Wujud Gotong Royong Warga Caringin Berangkatkan Umrah

    Mei 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.