Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Dinas PU Sukabumi Disorot! Audiensi Memanas, Pengamat Sebut Transparansi Dipertanyakan dan Berpotensi Langgar UU
    Daerah

    Dinas PU Sukabumi Disorot! Audiensi Memanas, Pengamat Sebut Transparansi Dipertanyakan dan Berpotensi Langgar UU

    By RedaksiMei 12, 2026Updated:Mei 12, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pengamat kebijakan publik, Ratama Saragih SH MH, CCP (foto: istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Sumber : Humas MIO Indonesia

    SUKABUMI — Audiensi antara jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi dengan pengurus Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia) Sukabumi Raya berubah menjadi sorotan tajam.

    Forum yang digelar di aula dinas, Senin (11/5/2026), dinilai belum mampu menjawab pertanyaan publik secara terbuka, bahkan memunculkan kesan kuat adanya sikap tertutup dari pejabat terkait.

    Sejumlah peserta audiensi menilai jawaban yang disampaikan pihak dinas cenderung normatif, berputar, dan minim data konkret. Alih-alih memberikan kejelasan, respons yang muncul justru dianggap menghindari substansi persoalan, terutama terkait kondisi riil proyek infrastruktur di lapangan.

    Situasi ini memicu dugaan rendahnya transparansi dalam pengelolaan proyek yang menggunakan anggaran negara—isu yang seharusnya menjadi perhatian utama publik.

    Pengamat kebijakan publik, Ratama Saragih SH MH, CCP, menilai sikap tersebut tidak bisa dianggap sepele. Ia mengingatkan, ketertutupan informasi berpotensi melanggar semangat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

    Baca Juga:  Peringati Hari Jadi ke-195, Sidang Paripurna DPRD Purwakarta Usung Tema "Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa"

    “Pejabat publik tidak boleh menghindar dari pertanyaan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Apalagi jika hanya melempar jawaban ke bawahan tanpa penjelasan utuh. Ini mencerminkan ketidaksiapan dan berpotensi mencederai prinsip transparansi,” tegas Ratama.

    Ia menekankan, Pasal 7 ayat (1) UU KIP secara jelas mewajibkan setiap badan publik membuka akses informasi, termasuk terkait penggunaan anggaran, progres proyek, hingga sistem pengawasan.

    Tak hanya itu, Pasal 3 UU KIP juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi bertujuan menjamin hak masyarakat untuk mengetahui proses kebijakan publik serta mendorong pemerintahan yang akuntabel.

    Menurut Ratama, forum audiensi semestinya menjadi ruang klarifikasi terbuka, bukan sekadar formalitas. Jawaban yang bersifat umum tanpa data justru memperkuat kesan bahwa ada hal yang tidak ingin diungkap ke publik.

    Baca Juga:  Diduga Akibat Jalan Rusak, Aris Munandar (31) Terjatuh di Jalur Pantura Petarukan; Tuntut Pertanggungjawaban Pemerintah

    “Yang dibahas ini proyek infrastruktur bernilai besar. Transparansi itu bukan pilihan, tapi kewajiban,” ujarnya.

    Ratama yang juga Dewan Pakar MIO Indonesia menegaskan, kehadiran pers dalam forum tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

    Dalam UU tersebut, pers memiliki peran strategis untuk melakukan pengawasan, kritik, hingga koreksi terhadap kebijakan publik.

    “Pers bukan ancaman. Kritik itu bagian dari kontrol. Kalau justru dihindari, publik bisa bertanya: ada apa?” katanya.

    Ia juga mengingatkan bahwa semakin besar anggaran yang dikelola suatu instansi, semakin besar pula tuntutan akuntabilitasnya. Jika komunikasi publik terus tertutup, kepercayaan masyarakat berpotensi terkikis. (Redaksi)

    Post Views: 290
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    LANN Aceh Tenggara Sarankan Polres Tambah Personil di Pos Perbatasan untuk Tekan Peredaran Narkoba

    Juli 29, 2026

    Diduga Akibat Jalan Rusak, Aris Munandar (31) Terjatuh di Jalur Pantura Petarukan; Tuntut Pertanggungjawaban Pemerintah

    Juli 29, 2026

    Dugaan Tender Bermasalah Rp20 Miliar di Bengkulu: PT Citra Pratama Perkasa Dinilai “Baru Lahir” tapi Menang Proyek Rekonstruksi Jalan

    Juli 28, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Survei IDM: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Tembus 81,5 Persen di Semester I 2026

    Juli 30, 2026

    Indikator Politik Indonesia Tak Bantah Ada Survei Juli 2026, Tapi Tegaskan Tidak Merilisnya Secara Masif

    Juli 30, 2026

    Penuh Haru, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya Serahkan Tongkat Komando Kapolres Purwakarta kepada AKBP Febri Nurzam

    Juli 30, 2026

    Tak Terikat Sikap PWI, MIO Indonesia Tetap Lanjutkan Laporan Polisi Terhadap Hotman Paris Hutapea

    Juli 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.