Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Religi»KH Habibullah Sampaikan Makna Sakaratul Maut dalam Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman
    Religi

    KH Habibullah Sampaikan Makna Sakaratul Maut dalam Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman

    By RedaksiFebruari 1, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

     

    INFOTIPIKOR.COM | SLEMAN – Pengajian Pekanan Majelis Makrifatullah kembali digelar di Pondok Pesantren Makrifatullah Yayasan Kiwari, Masjid Jamilah, Dusun Banaran RT 02 RW 31, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (01/02/2026).

    Pengajian dipimpin oleh Kyai Haji Habibullah, yang mengajak para jamaah untuk sinau bareng serta senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT limpahkan kepada umat manusia.

    Dalam tausiyahnya KH Habibullah,  menegaskan, bahwa ajakan kepada kebaikan dan dakwah Islam tidak dilakukan dengan paksaan. Ia mencontohkan dakwah Rasulullah SAW yang mengajak umat manusia masuk Islam dengan kelembutan dan penuh kesadaran hati. Kehadiran jamaah dalam pengajian pun harus tumbuh dari sanubari masing-masing sebagai wujud kesadaran untuk belajar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Selain itu KH Habibullah, juga mengingatkan kewajiban umat sebagai warga negara Indonesia. Menurutnya, menjadi warga negara yang baik berarti menaati aturan, termasuk kewajiban membayar pajak seperti PBB, listrik, kendaraan bermotor, dan kewajiban lainnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama demi kesejahteraan bangsa.

    Baca Juga:  Kades Asep Saepul Bahrie Hadiri Gebyar Maulid di Masjid Jamie Alfalah, Apresiasi Syiar Islam yang Meriah

    Pada kesempatan tersebut, KH Habibullah mengulas QS. Qaf ayat 19, yang berbunyi:
    “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang dahulu hendak kamu hindari.” (QS. Qaf: 19)
    Ayat ini menegaskan bahwa kematian merupakan kebenaran yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Sakaratul maut adalah peristiwa berat ketika ruh berpisah dari jasad, yang menjadi bukti nyata akan adanya kehidupan akhirat dan hari kebangkitan.

    Ia juga mengajak jamaah untuk selalu eling marang gusti Allah, mengingat bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Tidur, menurutnya, adalah gambaran kecil dari kematian, sehingga manusia hendaknya senantiasa mempersiapkan diri menghadapi sakaratul maut dengan amal saleh, untuk memohon kemudahan saat sakaratul maut, KH Habibullah menganjurkan umat Islam memperbanyak doa, di antaranya:
    “Allahumma hawwin ‘alaina fii sakarootil-maut” (Ya Allah, mudahkanlah bagi kami dalam menempuh sakaratul maut).
    Ia juga menyampaikan anjuran membaca Surat Yasin dan Surat Ar-Ra’d di dekat orang yang sedang menghadapi sakaratul maut, serta menuntun kalimat tauhid “Laa ilaha illallah” agar ruh dimudahkan keluar dengan tenang.

    Baca Juga:  Gema Deba dan Sholawat Menggema, Pengajian Rutin Kediaman Kades Cimahi Peringati Maulid Nabi SAW

    KH Habibullah menutup tausiyahnya dengan pesan agar jamaah memperbanyak dzikirullah, baik dengan suara lirih maupun dzikir di dalam hati (sirri). Ia mengibaratkan Al-Qur’an sebagai cahaya bagi hati, sebagaimana lampu menerangi rumah.

    Pengajian berlangsung khidmat dan penuh keberkahan karena diguyur hujan. Jamaah pun diajak membaca doa saat hujan lebat agar tidak membawa mudarat, serta doa ketika hujan reda. Hujan disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak permohonan kebaikan dan senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT. Acara ditutup dengan doa bersama dan ungkapan rasa syukur.
    alhamdulillah. (Ari Wu)

    Post Views: 409
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Kades Asep Saepul Bahrie Hadiri Gebyar Maulid di Masjid Jamie Alfalah, Apresiasi Syiar Islam yang Meriah

    Agustus 19, 2026

    Gema Deba dan Sholawat Menggema, Pengajian Rutin Kediaman Kades Cimahi Peringati Maulid Nabi SAW

    Agustus 18, 2026

    Perkuat Fondasi Spiritual, Pemdes Cimahi Gelar Pengajian Bulanan Bersama Abuya Hasan Asy’ari

    Agustus 4, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Warga Perum Royal Campaka Gelar Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81, Sinergi Pemerintah Desa dan Warga Terasa Kuat

    Agustus 22, 2026

    Drs. Asmara Hadi Siap Pimpin IKA Sumsel Jabar, Usung Visi Organisasi Mandiri dan Berkontribusi Nyata

    Agustus 22, 2026

    Sleman Bidik Status Kota Film UNESCO 2027, Siapkan 500 Talenta Muda untuk Pasar Global

    Agustus 22, 2026

    Diduga Selubungi Galian C Ilegal, Program Cetak Sawah di Desa Cipinang Dibekukan Wabup Abang Ijo Hapidin

    Agustus 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.