Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ragam & Olah Raga»Menelik Potensi Sumber Daya Alam di Desa Dopalak
    Ragam & Olah Raga

    Menelik Potensi Sumber Daya Alam di Desa Dopalak

    By RedaksiMaret 26, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    penulis : Moh Fharsi

    Editor : Herman Makuaseng

    INFOTIPIKOR.COM – Menurut sejarah Desa Dopalak telah ada sejak tahun 1700 Masehi saat bangsa Belanda menjajah bangsa lndonesia.Desa Dopalak dikenal dengan sebutan nama Paleleh Tua, dan merupakan Dusun 1 (satu) dari 3 Dusun yang ada di Desa Paleleh pada saat itu.

    Dengan bertambahnya jumlah penduduk dan didukung adanya regulasi peraturan perundang­ undangan, melalul tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dari: tokoh pendidik, tokoh pemuda dan keterwakilan masyarakat Kecamatan Paleleh khususnya wakil masyarakat Desa Dopalak di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol DPRD II Buol periode tahun 2002 S/d 2007, melalui perjuangan tokoh-tokoh tersebut di atas direkomendasikanlah Dusun 1 Paleleh resmi menjadi satu Desa pada tanggal 10 Maret Tahun 2005.

    Dengan nama Desa Dopalak yang diambil dari sejarah gunung Dopayak, berdasarkan legenda cerita yang beredar di kalangan orang tua pada saat itu.

    Asal Usul Desa Dopalak dilansir dari dokumen RPJMDes Desa Dopalak,
    nama “Dopalak” diambil dari sebuah gunung yang ada di wilayah tersebut,  yakni gunung Dopayak, Hal ini di ungkap oleh Bapak Syahrudin Saihi tokoh masyarakat yang juga merupakan inisiatif dan deklarator pendiri Desa Dopalak,

    Baca Juga:  Tragedi Maut Drag Race Kotamobagu: 8 Meninggal, Kapolda Sulut Tarik Kasus untuk Penyelidikan Mendalam

    Ia menceritakan, bahwa konon pada jaman dahulu di Paleleh Tua ada seorang pria pengembara yang bernama Keela, karena dililit hutang atau piutang maka la pun mengembara, masuk dan keluar hutan untuk menghindari celaan serta cacian dari para penagih hutang kala ltu.

    Dalam merenungi nasib yang hina, akhirnya ia bertemu dengan mahluk gaib yang berparas cantik hingga  menihlah.

    Seiring berjalannya waktu pasangan suami isteri yang berbeda alam ini saling terbuka dan menceritakan seluruh kisah  kehidupan yang mereka alami dan menyampaikan sabab musabab hingga dapat bertemu pada kondisi kehidupan di alam yang berbeda, hingga kemudian sang isteri memberikan emas dengan tujuan untuk melunasl hutang yang sudah menumpuk.

    Setelah beberapa waktu kemudian pengembara tersebut kembali bersama keluarga di kampung halamannya dan membawah emas untuk melunasl hutangnya. Di sinilah awal permulaan nama Desa Dopalak,  karena berangkat dari kisah yang ia dapatkan di gunung Dopayak. dan terbukti sampai saat ini lokasi gunung Dopayak dijadikan areal pertambangan rakyat karrna potensi dan kandungan emasnya yang cukup menjanjikan.

    Baca Juga:  Resmikan Lapangan Voli Revitalisasi di Pasir Impun dan Karang Pamulang, Asep Robin Dorong Sinergi Olahraga dan Pendidikan

    Potensi Emas Desa Dopalak

    Desa Dopalak adalah salah satu desa yang memiliki potensi sumber daya alam yaitu emas. Hal ini dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat yang membuka pertambangan emas di Desa Dopalak.

    Melihat sejarah pertambangan emas Desa Dopalak yang dimulai sejak zaman penjajahan, lokasih tambang emas terletak di daerah Polonggo di kaki bukit Desa Dopalak, yang jaraknya mencapai 7 kilometer ke arah barat laut dari Kecamatan Paleleh.

    Pertambangan emas rakyat prospek Polonggo mempunyai luas 2,5 x 1,5 km persegi. Awal terjadinya pertambangan emas mulai diproduksi oleh Belanda sejak tahun 1896-1927. Setelah ditingalkan oleh Belanda, kemudian dikelolah perusahan PT. Tropic Endeavour Indonesia, BHP-Utah Sulawesi, dan PT. Newcrest.

    Setelah ditingalkan oleh perusahan, dan lokasi pertambangan dikelola oleh masyarakat sekitar sampai dengan saat ini yang hampir tersebar di seluruh wilayah Desa Polonggo tanpa terkecuali di areal sungai Dopalak.

    Tingginya aktivitas pertambangan di Desa Dopalak telah membuktikan bahwa Desa Dopalak merupakan daerah dengan kekayaan sumber daya alam emas yang sangat menjanjikan.
    Bersambung……!

    Post Views: 352
    Desa depolak Gunung dopayak Tambang emas
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Sambut HUT RI ke-81, Warga RT 13 RW 04 Perum Kotabaru Campaka Gelar Jalan Santai Penuh Semangat

    Agustus 16, 2026

    Resmikan Lapangan Voli Revitalisasi di Pasir Impun dan Karang Pamulang, Asep Robin Dorong Sinergi Olahraga dan Pendidikan

    Agustus 15, 2026

    Tragedi Maut Drag Race Kotamobagu: 8 Meninggal, Kapolda Sulut Tarik Kasus untuk Penyelidikan Mendalam

    Agustus 13, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Tasyakuran dan Harmoni Peduli: Kemenkum Jabar Serahkan Sertifikat Hak Cipta, Terima Karya Ilmiah UNPAD, dan Doakan Korban Bencana NTT

    Agustus 19, 2026

    Kades Asep Saepul Bahrie Hadiri Gebyar Maulid di Masjid Jamie Alfalah, Apresiasi Syiar Islam yang Meriah

    Agustus 19, 2026

    SPPG di Juntinyuat Diduga Operasional Tanpa Izin Lingkungan, DLH Indramayu: Belum Ada Dokumen SPPL

    Agustus 19, 2026

    Rapat Paripurna DPRD Buol Tetapkan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS TA 2027, Fokus pada Efisiensi dan Prioritas Pembangunan

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.