Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ragam & Olah Raga»TBC Bukan Penyakit Kutukan Atau Turunan,Namun Menular dan Bisa Mengakibatkan Kematian Bila Tidak Berobat Secara Tuntas
    Ragam & Olah Raga

    TBC Bukan Penyakit Kutukan Atau Turunan,Namun Menular dan Bisa Mengakibatkan Kematian Bila Tidak Berobat Secara Tuntas

    By RedaksiMei 24, 2022Updated:Mei 24, 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Purwakarta | Infotipikor.com – Tuber Culosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman tersebut dapat menyerang bagian-bagian tubuh kita seperti paru-paru, tulang sendi, usus, kelenjar limfe, selaput otak, dan lain-lain.

    TBC bukan penyakit keturunan, bukan penyakit kutukan atau guna- guna. TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat,namun bila tidak dapat menyebabkan kematian.

    Menurut Evi Priatna, Skm selaku Kepala Puskesmas Campaka Kabupaten Purwakarta menuturkan, bahwa di Kecamatan  Campaka memiliki target.Dimana,di Wilayah Kecamatan Campaka terdapat kasus positif TBC 372 kasus,tapi baru ditemukan 84 kasus artinya kalau di persentase baru mencapai 22 persen.

    “Kendala kasus TB  susah ditemukan, karena banyak masyarakat kurang nemahami apa itu TBC.Bahkan banyak yang melakukan pengobatan Alternatif,Klinik atau ke Mantri,” ujar Evi Priatna.

    Lanjut Evi menjelaskan,harapan kami khususnya di wilayah Kecamatan Campaka inj,bisa memenuhi target 100 persen, akan tetapi kendala yang dihadapi adalah pasien bosan melakukan pengobatan secara rutin hingga 6 bulan, dan terkadang pasien merasa sudah sembuh dan berhenti minum obat.

    Kami juga rutin melakukan tracing ke rumah pasien, dan dibantu juga dari kader. Diantaranya kader kertamukti, meliputi tugasnya di Desa Cisaat, Cimahi, Cijunti kemudian kader Benteng meliputi, Desa Cikumpay dan Cijaya, selanjutnya Desa Campaka Sari, Campaka, Cirende.

    “Tugas Kader Desa adalah membantu pasien dan mendorong warga yang suspect untuk memeriksakan diri ke Puskesmas. Dan apabila ada kasus, petugas Puskesmas bersama Kader akan melakukan sharing.Selanjutnya, pasien tersebut akan di monitoring walaupun sudah pindah tempat,”imbuhnya.

    (Herman/Fito)

    Post Views: 263
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Meriahkan HUT Purwakarta ke-58, Muspika dan Karang Taruna Kecamatan Campaka Gelar Jalan Santai dan Pengukuhan Pakusangka di Situ Cigangsa

    Juli 12, 2026

    Pererat Silaturahmi, Kades-Karang Taruna Cup Desa Campaka Resmi Digelar di Stadion Arta Marga

    Juli 5, 2026

    Dari BKT untuk Jakarta, Adjie Rimbawan Siapkan Festival Dayung Mendunia

    Juni 29, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Perkuat Literasi Hukum, PETISI AHLI Jajaki Kerja Sama Strategis dengan MIO Indonesia

    Juli 27, 2026

    Bersama Melawan Korupsi, Komunitas Pemuda Masyarakat Apresiasi Langkah Polri

    Juli 27, 2026

    Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Muara Baru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Buruh Pelabuhan

    Juli 26, 2026

    Perkuat Peran Mitra Strategis, ABPEDNAS Kecamatan Campaka Gelar Rakor di Aula Desa Cimahi; Camat Dikky: BPD dan Kades Adalah Sejajar

    Juli 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.