Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ekonomi & Bisnis»Masuki Tahap Akhir, Pembangunan Jembatan Teluk Kendari Dilakukan Uji Beban Dinamis & Statis
    Ekonomi & Bisnis

    Masuki Tahap Akhir, Pembangunan Jembatan Teluk Kendari Dilakukan Uji Beban Dinamis & Statis

    By RedaksiOktober 16, 2020Updated:Oktober 17, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    infotipikor.com,KENDARI – Konsorsium PTPP bersama NINDYA selaku pelaksana pembangunan Proyek Jembatan Teluk Kendari, baru-baru ini melakukan Uji Beban Dinamis & Statis sebagai salah satu tahapan yang harus dilewati didalam penyelesaian proyek jembatan. (16/10/20).

    Proyek yang ditargetkan rampung pada November 2020 mendatang tersebut, telah mememasuki tahap akhir penyelesaian pembangunan dengan pencapaian progres saat ini 99,195 %.

    Uji Beban sendiri dilakukan guna memastikan kekuatan struktur dari pembangunan jembatan apakah sudah sesuai dengan kekuatan struktur yang di rencanakan dari Fungsinya atau masih perlu diadakan perbaikan. Adapun beban yang diujikan pada proses tersebut mencapai 1.232 Ton menggunakan 44 Truck 10 roda full muatan, dimana beban masing-masing truk mencapai 28 Ton.

    Baca Juga:  Avep Disasmita Bawa Pertamina Drilling Masuk Era Baru sebagai 'One Stop Solution'

    Sementara itu, yang dimaksud dengan uji beban statis yakni metodologi dimana proses pembebanan menggunakan beban yang diam. artinya beban yang digunakan tidak berubah arah, posisi maupun intensitasnya. Sedangkan uji beban dinamis yakni, metodologi dimana proses pembebanan menggunakan beban yang bergerak untuk menghasilkan benturan yang cukup kencang.

    Jembatan teluk kendari sendiri dibangun sebagai penghubung Kota Lama dan Kecamatan Poasia yang selama ini dipisahkan oleh Teluk. Dimana, sebelumnya masyarakat harus menyeberangi Teluk Kendari menggunakan kapal ferry atau memutari teluk sejauh 20 Km dengan waktu tempuh 30-35 menit. Sedangkan dengan adanya Jembatan Teluk Kendari, membuat jarak semakin dekat dan waktu tempuh yang dibutuhkan hanya kurang lebih 5 menit.(Man)

    Baca Juga:  Pertamina Drilling Bekali 50 Mahasiswa Unsoed dengan Pengalaman Langsung Pengeboran di IDTC Indramayu

     

    Post Views: 297
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Pertamina Drilling Bekali 50 Mahasiswa Unsoed dengan Pengalaman Langsung Pengeboran di IDTC Indramayu

    September 22, 2026

    Dari Lereng Merapi ke Wisatawan, Koling-Darling Jadi Jurus Baru Dongkrak Kopi Nirmalagiri

    September 22, 2026

    Avep Disasmita Bawa Pertamina Drilling Masuk Era Baru sebagai ‘One Stop Solution’

    September 21, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Sleman Lepas Kombes Pol. Adhitya Panji Anom, Bupati Apresiasi Sinergi Jaga Kamtibmas

    September 26, 2026

    DPRD Kota Bandung Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di HJKB Ke-216

    September 26, 2026

    Wujud Sinergi TNI-Polri, Polsek Campaka dan Babinsa Gotong Royong Cor Jalan di Cijunti

    September 26, 2026

    Fraksi NasDem DPRD Buol Soroti LHP BPK, TPP ASN, dan Pengelolaan DBH dalam Perubahan APBD 2026

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.