Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ekonomi & Bisnis»Dari Lereng Merapi ke Wisatawan, Koling-Darling Jadi Jurus Baru Dongkrak Kopi Nirmalagiri
    Ekonomi & Bisnis

    Dari Lereng Merapi ke Wisatawan, Koling-Darling Jadi Jurus Baru Dongkrak Kopi Nirmalagiri

    By RedaksiSeptember 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman resmi meluncurkan dua inovasi pemasaran kopi lokal, yakni Kopi Keliling (Koling) Merapi dan Dua Roda Keliling (Darling) Merapi. Peluncuran dilakukan di Museum Gunung Merapi pada Selasa (22/9/2026), menandai langkah strategis Pemkab Sleman dalam memperluas akses pasar bagi kelompok tani dan koperasi di kawasan lereng Merapi.

    Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Sleman, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dana Keistimewaan, serta Bank Indonesia (BI) DIY melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

    Inovasi Kendaraan Pemasaran Mobile

    Koling Merapi berbentuk kendaraan roda tiga, sementara Darling Merapi berupa gerobak bermotor roda dua yang telah dilengkapi dengan peralatan pembuatan kopi standar. Kedua unit usaha mobile ini dijadwalkan beroperasi di berbagai titik keramaian dan destinasi wisata di Kabupaten Sleman, dengan fokus utama pada kawasan wisata Gunung Merapi.

    Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Liem Astuti, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memecah hambatan distribusi dan memperkenalkan Kopi Nirmalagiri secara lebih langsung kepada konsumen.

    Baca Juga:  BULOG Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Bandung, Pastikan Tepat Sasaran dan Sesuai Ketentuan

    “Koling dan Darling Merapi diharapkan menjadi sarana usaha sekaligus saluran pemasaran kopi lokal Merapi agar semakin dikenal dan mudah dijangkau konsumen,” jelas Liem.

    Total bantuan sarana usaha yang diserahkan mencapai Rp599,76 juta. Rinciannya meliputi empat unit Koling Merapi senilai Rp90 juta per unit (bersumber dari CSR Bank Indonesia) dan enam unit Darling Merapi senilai Rp39,96 juta per unit (bersumber dari Dana Keistimewaan DIY).

    Kopi Sebagai Identitas Daerah

    Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menekankan bahwa Kopi Nirmalagiri bukan sekadar komoditas perkebunan, melainkan identitas daerah yang merepresentasikan ketangguhan masyarakat lereng Merapi.

    “Kami ingin menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan yang tidak hanya mengangkat ekonomi warga, tetapi juga memperkuat identitas daerah. Koling Merapi dan Darling Merapi adalah upaya kami untuk mendekatkan Kopi Merapi kepada konsumen, khususnya masyarakat dan wisatawan di kawasan Merapi,” ujarnya.

    Membawa Cerita Petani dalam Setiap Cangkir

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menilai dukungan fasilitas pemasaran ini menunjukkan potensi adaptasi Kopi Nirmalagiri di pasar modern. Ia berharap inovasi ini dapat membawa kopi lokal menembus pasar nasional.

    Baca Juga:  Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Tantangan Operasi Deepwater

    “Kami berharap tidak hanya berkembang dari segi usaha, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa dari lereng pegunungan lahir produk yang mampu mengharumkan DIY, bahkan Indonesia,” paparnya.

    Hal serupa disampaikan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Noviar Rahmad. Menurutnya, keberadaan Koling dan Darling bukan hanya soal menjual minuman, tetapi juga media narasi.

    “Yang bergerak bukan hanya kendaraannya, tetapi juga cerita dari para petani yang menanamnya,” kata Noviar.

    Dengan hadirnya Koling dan Darling Merapi, pengembangan kopi lokal tidak lagi berhenti pada peningkatan produksi. Penguatan pemasaran, perluasan akses konsumen, serta pengembangan usaha berkelompok menjadi kunci agar Kopi Nirmalagiri mampu tumbuh secara berkelanjutan, sambil membawa kisah perjuangan petani lokal dalam setiap cangkir yang disuguhkan. (Ari Wu)

    Post Views: 14
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Avep Disasmita Bawa Pertamina Drilling Masuk Era Baru sebagai ‘One Stop Solution’

    September 21, 2026

    Di Bawah Pimpinan Avep Disasmita, Pertamina Drilling Bertransformasi Jadi ‘One Stop Solution Migas

    September 21, 2026

    BULOG Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Bandung, Pastikan Tepat Sasaran dan Sesuai Ketentuan

    September 20, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Dari Lereng Merapi ke Wisatawan, Koling-Darling Jadi Jurus Baru Dongkrak Kopi Nirmalagiri

    September 22, 2026

    SBU Dicabut dan Dugaan Pinjam Bendera Disorot, Disdik Sulteng Siapkan Pengganti Penyedia Pagar SMKN 1 Bungku Barat

    September 22, 2026

    Klaim Temuan BPK Rp70,7 Miliar di Buol Dinilai Hoaks, Inspektorat Ungkap Angka Sebenarnya

    September 22, 2026

    Avep Disasmita Bawa Pertamina Drilling Masuk Era Baru sebagai ‘One Stop Solution’

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.