SLEMAN – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Kabupaten Sleman menggelar Coffee Morning Partnership bersama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Edy Winarya, S.Sn., M.M., beserta jajaran, pada Kamis (3/9/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pariwisata tersebut membahas sejumlah strategi pengembangan pariwisata, mulai dari penguatan destinasi, peningkatan kualitas pengelolaan, hingga optimalisasi event sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Fokus pada Kualitas dan Konektivitas
Edy Winarya menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata Sleman ke depan tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam dan promosi semata. Diperlukan inovasi, peningkatan kualitas pelayanan, penciptaan atraksi wisata baru, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia pengelola destinasi.
“Pengelolaan destinasi yang semakin profesional diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih baik kepada wisatawan sekaligus mendorong mereka untuk tinggal lebih lama (length of stay) di Sleman,” ujar Edy.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto, S.E., M.Dev., menekankan pentingnya konektivitas antara destinasi dan transportasi wisata. Salah satu konsep yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Transit Multifungsi di Bokoharjo. Rencana ini diharapkan dapat mendukung akses wisatawan menuju sejumlah destinasi di sekitarnya dan akan dikaji lebih lanjut melalui peninjauan master plan dan feasibility business plan pada tahun 2026.
Kawasan transit tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai titik perpindahan wisatawan, tetapi juga dirancang menjadi ruang bagi pertumbuhan UMKM, kuliner, dan ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Agenda Besar 2027: Festival Gamelan dan Geopark
Dinas Pariwisata Sleman juga mengungkapkan rencana penyelenggaraan dua agenda besar pada tahun 2027, yaitu:
1. Festival Gamelan Kutub-Kutuk: Direncanakan digelar pada September 2027 di kawasan Pakem.
2. Festival Geopark: Ditargetkan berlangsung pada November 2027.
Edy menegaskan bahwa festival-festival tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka. Evaluasi terus dilakukan terhadap event-event nasional dan internasional sebelumnya agar penyelenggaraan berikutnya semakin berkualitas, aman, nyaman, serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat sekitar.
Komitmen Media dalam Promosi
Ketua DPD IWOI Sleman, Yupiter Ome, menyampaikan komitmen organisasinya untuk turut mendukung pengembangan pariwisata Sleman. Menurutnya, publikasi media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi destinasi dan agenda pariwisata kepada khalayak luas.
“Kami berkomitmen ikut mendukung promosi pariwisata melalui pemberitaan dan publikasi yang positif, informatif, dan edukatif. Harapannya, masyarakat dan wisatawan dapat menentukan pilihan berwisata di Kabupaten Sleman dengan rasa aman dan nyaman,” pungkas Yupiter.
Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan media massa diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Sleman pasca-pandemi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (Ari Wu)

