PURWAKARTA – Kepedulian tidak selalu lahir dari angka yang besar. Melalui Gerakan Pengumpulan Zakat Rp1.000, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purwakarta membuktikan bahwa kepedulian yang dihimpun dari banyak tangan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Bukti nyata itu terlihat di RT 03 RW 01, Desa Cisaat, Kecamatan Campaka. Rumah milik Dodi Rambing yang sebelumnya masuk kategori rumah tidak layak huni (Rutilahu) kini berdiri lebih kokoh dan layak ditempati setelah mendapat bantuan rehabilitasi dari BAZNAS Kabupaten Purwakarta.
Prosesi serah terima rumah dilaksanakan pada Rabu (4/8/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Riska Ristiawati, didampingi Wakil Ketua H. Andri beserta jajaran, menyerahkan langsung kunci rumah tersebut kepada Dodi Rambing. Kegiatan itu turut disaksikan oleh Ketua BPD Desa Cisaat Dadang Susanto, Ketua RW Ahmad, Camat Kecamatan Campaka, serta warga sekitar.
Verifikasi Ketat untuk Tepat Sasaran
Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Riska Ristiawati, mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata pengelolaan zakat yang dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang langsung dirasakan.
“Gerakan Rp1.000 membuktikan bahwa kepedulian sekecil apa pun akan menjadi kekuatan besar ketika dilakukan bersama-sama. Kami terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mendukung program Rutilahu. Setiap usulan masyarakat kami verifikasi terlebih dahulu melalui survei lapangan agar bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, proses verifikasi menjadi bagian penting agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Apresiasi Aparat Desa
Di sisi lain, Ketua BPD Desa Cisaat, Dadang Susanto, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia menilai program tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purwakarta yang telah membantu warga kami. Program Gerakan Rp1.000 ini bukan hanya memperbaiki sebuah rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Ini menjadi ladang amal bagi semua pihak yang telah berpartisipasi,” katanya.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan
Camat Kecamatan Campaka, Dikky Sukmawijaya, S.IP., M.KP., memberikan apresiasi tinggi atas sinergi antara BAZNAS dan masyarakat. Menurutnya, program rehabilitasi rumah seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kualitas hidup warga.
“Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS Purwakarta. Bantuan ini sangat signifikan bagi warga kurang mampu di Kecamatan Campaka. Dengan adanya rumah yang layak huni, kesehatan dan produktivitas warga akan meningkat. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di wilayah Campaka,” ujar Dikky.
Program Rutilahu yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Purwakarta tidak sekadar memperbaiki bangunan yang rapuh. Lebih dari itu, program ini mengembalikan rasa aman, menghadirkan kenyamanan, dan menjaga martabat keluarga penerima manfaat untuk menatap masa depan dengan lebih baik.
Di tengah masih adanya rumah tidak layak huni di berbagai wilayah Purwakarta, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan BAZNAS menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah sederhana. Dari seribu rupiah yang disisihkan dengan ikhlas, lahir sebuah rumah yang kokoh, harapan yang tumbuh, dan senyum yang kembali merekah di wajah masyarakat. (Herman Makuaseng)

