BUOL – Konsolidasi internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) di Kabupaten Buol kembali menunjukkan penguatan yang signifikan. Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar serentak di 11 kecamatan berlangsung sukses, tertib, dan penuh dengan semangat kebersamaan antar kader.
Agenda ini tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas organisasi biasa, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput, sekaligus menegaskan arah gerak politik Golkar di daerah menjelang berbagai agenda politik ke depan.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buol, Srikandi Batalipu, menyatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan Musda di 11 kecamatan merupakan bukti nyata bahwa mesin partai masih solid dan siap bergerak lebih besar. Menurutnya, Musda ini menjadi titik penting dalam konsolidasi total seluruh struktur partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
“Musda ini adalah momentum kebangkitan. Kita pastikan seluruh struktur bergerak satu komando, memperkuat basis, dan kembali merebut kepercayaan masyarakat,” tegas Srikandi Batalipu.
Ia juga menekankan pentingnya peran pengurus kecamatan sebagai ujung tombak partai di lapangan. Penguatan komunikasi politik, kedekatan dengan masyarakat, serta kerja-kerja nyata menjadi fokus utama yang harus dijalankan secara berkelanjutan oleh setiap kader.
Lebih jauh, Srikandi Batalipu menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi perpecahan internal. Seluruh kader diminta untuk merapatkan barisan dan fokus pada agenda besar partai, yakni mengembalikan kejayaan Golkar di Kabupaten Buol.
Dengan rampungnya Musda di 11 kecamatan tersebut, arah konsolidasi Golkar Buol semakin tegas: memperkuat struktur, menata organisasi, dan membangun kembali mesin politik yang lebih solid, militan, dan siap menghadapi dinamika politik ke depan. Bagi Srikandi Batalipu, kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan awal dari kebangkitan Golkar di Buol. (Moh Fharsi)

