INDRAMAYU – Perintah tegas Kapolsek Karangampel, AKP Maryudi, SH, bukan sekadar slogan. Instruksi door to door benar-benar dijalankan di lapangan.
Senin (4/5/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Karangampel, Aipda Egi, SH, turun langsung menyambangi warga di Desa Mundu, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Salah satu titik sambang adalah kediaman Bapung Sunipah.
Kegiatan ini bukan formalitas. Aipda Egi hadir untuk mendengar langsung suara warga—mulai dari keluhan, keresahan, hingga potensi gangguan kamtibmas yang kerap luput dari laporan resmi.
“Jangan tunggu laporan di kantor. Datangi warga, dengarkan langsung. Dari situ kita bisa mencegah masalah sejak awal,” tegas AKP Maryudi, SH.
Di rumah sederhana milik Bapung Sunipah, suasana berlangsung hangat tanpa sekat. Kehadiran polisi justru disambut penuh antusias.
“Saya kaget sekaligus senang didatangi Pak Egi. Harapan saya kegiatan ini rutin, supaya Desa Mundu tetap aman. Terima kasih Pak Kapolsek sudah perhatikan kami warga kecil,” ungkap Bapung Sunipah.
Pendekatan langsung seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun kepercayaan publik. Polisi tidak lagi berjarak—melainkan hadir, duduk, dan mendengar.
Bagi Aipda Egi, kegiatan sambang bukan sekadar tugas, melainkan kewajiban. Dari rumah ke rumah, ia memetakan situasi, menyerap aspirasi, sekaligus mendeteksi dini potensi konflik sosial.
Langkah ini juga merupakan implementasi nyata program PRESISI Polri—yang menuntut kehadiran anggota hingga ke lapisan paling bawah masyarakat.
Arahan tersebut sejalan dengan kebijakan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan dan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang yang menekankan pentingnya Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
AKP Maryudi, SH menegaskan, ukuran keberhasilan sangat sederhana: ketika warga sudah merasa nyaman untuk bercerita.
“Kalau masyarakat sudah terbuka, di situlah Polri benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.
(Fif)

