Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Pangdam XVIII/Kasuari: Kalian Tidak Boleh Kalah, Tetap Waspada dan Jangan Lengah
    TNI - POLRI

    Pangdam XVIII/Kasuari: Kalian Tidak Boleh Kalah, Tetap Waspada dan Jangan Lengah

    By RedaksiMei 26, 2021Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | SORONG – Kalian tidak boleh kalah dengan mereka, tetap waspada dan jangan lengah, karena pasukan sehebat apapun apabila lengah maka “selesai” (habis/kalah). Lindungi, jaga, dan selamatkan rakyat kita yang jauh dan terpencil.

    Demikian diungkapkan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) saat melakukan pemeriksaan kesiapan operasi (Riksiapops) 2, Kompi satuan tugas pengamanan daerah rawan (Satgas Pamrahwan) Batalyon Infanteri Raider Khusus (Yonif RK) 762/Vira Yudha Sakti (VYS) Kodam XVIII/Kasuari TA. 2021, dalam suatu upacara yang berlangsung di lapangan upacara Yonif RK 762/VYS, Km.10 Sorong, Papua Barat, Selasa (25/5/2021), setelah menerima paparan tentang Kesiapan Operasi 2 Kompi Satgas Pamrahwan Yonif RK 762/VYS ini dari Danbrigif 26/GP, Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi selaku penanggung jawab kesiapan satuan.

    Lebih lanjut dikatakan, pengamanan daerah rawan yang harus diemban oleh prajurit Yonif RK 762/VYS ini adalah sebuah tugas dan tanggung jawab yang besar dan berat, maka tidak boleh main-main. Kepercayaan yang telah diberikan harus dipertanggungjawabkan.

    “Kalian harus selalu fokus terhadap tugas untuk menjaga stabilitas keamanan, menetralisir berbagai ancaman keamanan dari kelompok separatis bersenjata, kelompok Teroris OPM, yang telah menunjukkan kebrutalannya dengan membunuh, menganiaya, memperkosa, membakar, dan menembak masyarakat, baik itu anak-anak, ibu-ibu dan para tokoh-tokoh lainnya dengan niat memisahkan diri dari bingkai NKRI, melalui berbagai aksi separatis terorisme dan kejahatan terkoordinasi,” tegas Mayjen I Nyoman Cantiasa.

    “Hari ini saya sebagai Pangkoops (Panglima Komando Operasi) mendapatkan perintah untuk pemeriksaan kesiapan operasi Satgas Pamrahwan Yonif RK 762/VYS. Kalian prajurit pilihan, tugas adalah kehormatan dan kalian harus jawab dengan tekad dan semangat untuk melakukan tugas,” tambahnya.

    Baca Juga:  Polres Purwakarta Gagalkan Peredaran Sabu 19,94 Gram, Satu Pelaku Diamankan dalam Operasi Antik Lodaya 2026

    Kenali Dirimu, Kenali Musuhmu

    Daerah rawan termasuk di Papua Barat, merupakan wilayah NKRI yang memiliki nilai strategis bagi kedaulatan negara dan berpengaruh terhadap aspek pertahanan negara, serta menjadi taruhan bagi harga diri bangsa sehingga perlu dijaga dan diamankan dengan sebaik-baiknya.

    “Pahami tugas dan tanggung jawab dengan baik. Para Perwira dan Komandan harus menjelaskan kepada anggotanya setelah berada di pos masing-masing, agar mengorientasi medan dan mengenali lingkungan sekitar. Kenali dirimu, kenali musuhmu, dan buka komunikasi dengan masyarakat dan baik-baik dengan mereka. Ingat, pedomani, dan amalkan ‘8 wajib TNI’ yaitu jangan menyakiti rakyat, namun justru kalian harus mampu menjaga dan melindungi rakyat dari berbagai ancaman yang ada,” tegas Pangdam.

    Permasalahan yang terjadi di daerah operasi sangat kompleks, seperti masih terdapatnya kesenjangan berupa rendahnya aksesibilitas, terbatasnya sarana dan prasarana, masih rendahnya keterampilan yang dimiliki, dan minimnya pendapatan sehingga berdampak pada aspek kehidupan penduduk setempat, seperti kesehatan, pendidikan, dan perumahan. Selain itu, daerah rawan juga berpotensi menjadi tempat lintas pelaku kejahatan hingga separatisme.

    “Untuk itu, kehadiran kalian diharapkan dapat menciptakan kondisi yang kondusif sehingga dirasakan dapat memberikan kenyamanan oleh masyarakat setempat. Setiap Prajurit harus memahami karakteristik daerah operasi, dan kearifan lokal,” jelasnya.

    Jaga Moril, Kesehatan, dan Nama Baik Satuan

    Baca Juga:  Menyamar Petugas PLN, Dua Pria Diamankan Polres Sigi Usai Curi Kabel Jaringan Listrik di Dolo

    Mengakhiri amanatnya, Pangdam menyampaikan atensinya untuk para Prajurit Satgas Pamrahwan ini.

    “Tingkatkan kewaspadaan dan disiplin tempur Prajurit di daerah penugasan, jangan menganggap bahwa situasi di Papua Barat selalu aman. Kendala diantaranya berupa keterbatasan Sarpras (sarana prasarana) dan materiil, jangan menjadi hambatan dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas pokok. Selanjutnya pahami tugas pokok Satgas Pamrahwan. Kenali dan pelajari situasi Geo-Demo-Konsos (Geografi, Demografi, dan Kondisi sosial). Jaga kekompakkan dan ciptakan soliditas yang kuat. Kembangkan naluri lapangan, PKT/PKM, dan laksanakan _buddy system,”ujarnya.

    “Danpos (Komandan Pos) harus kreatif dan berinovasi. Setiap anggota harus mampu mengambil hati dan pikiran rakyat, dekati dan jalin komunikasi yang harmonis dengan para Toga (tokoh agama), Toda (tokoh pemuda) Todat (tokoh adat), dan Tomas (tokoh masyarakat) setempat. Jaga moril dan kesehatan, serta jaga nama baik satuan,” sambungnya.

    “Kejadian di satuan yang bertugas di Papua dan Papua Barat agar menjadikan pelajaran. Jangan ada pelanggaran sekecil apapun tetapi buatlah prestasi, dan senantiasa berdoa, beribadah, serta dekatkan diri dan libatkan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap penyelesaian masalah,” tutup Pangdam XVIII/Kasuari.

    Usai pemeriksaan dilaksanakan, Pangdam XVIII/Kasuari menyerahkan tali ‘Fast Rope’ untuk latihan, ribuan Masker Kesehatan, serta 50 buah saku tentang ‘Pedoman Tata Cara Melaksanakan Pertempuran Sesuai Dengan Hukum Humaniter Internasional’ dan 50 ‘Buku Pedoman Penerapan HAM’ dari Babinkum TNI sebanyak untuk Satgas Pamrahwan guna dipelajari, dipahami, dan dipedomani dalam pelaksanaan tugas. (Red)

     

    Views: 216
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Menyamar Petugas PLN, Dua Pria Diamankan Polres Sigi Usai Curi Kabel Jaringan Listrik di Dolo

    Oktober 14, 2026

    Polres Purwakarta Gagalkan Peredaran Sabu 19,94 Gram, Satu Pelaku Diamankan dalam Operasi Antik Lodaya 2026

    Oktober 12, 2026

    Pemkab Sleman Tuntaskan Penegasan Batas 86 Kalurahan, DIY Berpeluang Jadi Provinsi Pertama di Indonesia dengan Batas Wilayah 100% Jelas

    Oktober 12, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Tindak Lanjut Instruksi Bupati, Kades Cijaya Perintahkan Linmas Tegas Terapkan Jam Malam Siswa dan Ronda Malam

    Oktober 19, 2026

    Di Tengah Keterbatasan Fasilitas, Atlet Menembak Purwakarta Bersinar Raih 2 Emas dan 1 Perunggu di Kejurnas PPAD 2026

    Oktober 19, 2026

    Sleman Jadi Pilot Project Nasional, Targetkan Balik Nama Tanah Tuntas dalam 10 Hari Lewat Program PERINTIS

    Oktober 19, 2026

    Satpol PP, WH, dan Linmas Aceh Tenggara Tertibkan Pelanggar Khamar di Deleng Pokhkison, LAN Dukung Penuh Langkah Preventif

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.