Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Hadapi Ancaman Musim Hujan, Pemkab Sleman Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Waspada Penyakit
    Daerah

    Hadapi Ancaman Musim Hujan, Pemkab Sleman Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Waspada Penyakit

    By RedaksiNovember 5, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman memperkuat kesiapsiagaan menghadapi peralihan musim kemarau ke musim hujan melalui serangkaian langkah antisipasi terpadu. Langkah ini mencakup mitigasi bencana, pemeliharaan infrastruktur, kebersihan lingkungan, hingga pencegahan penyakit, sebagaimana disampaikan dalam kegiatan Jumpa Pers bertema “Sleman Siaga Menghadapi Peralihan Musim” di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (5/11/2026).

    Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman ini menghadirkan sejumlah narasumber kunci, yakni perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman.

    BPBD: Waspadai Puncak Hujan pada Februari

    Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, A.P., M.Si., menjelaskan bahwa wilayah Sleman telah memasuki masa peralihan musim (pancaroba). Berdasarkan prakiraan cuaca, musim hujan diperkirakan berlangsung hingga April, dengan puncak curah hujan diprediksi terjadi pada Februari.

    Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh perubahan cuaca yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang. BPBD mengajak masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan mulai dari tingkat keluarga, RT, hingga RW, melalui:
    * Pemetaan wilayah rawan bencana.
    * Penyiapan kebutuhan darurat dan identifikasi kelompok rentan.
    * Pengaktifan sistem peringatan dini di lingkungan masing-masing.
    * Pembersihan saluran air dan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan.
    * Aktif memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan segera melaporkan potensi bencana kepada petugas.

    Baca Juga:  Pimpin Apel Gelar Pasukan, Kapolres Buol Tekankan Sinergitas Lintas Sektor dalam Operasi Patuh Tinombala 2026

    Dinas Kesehatan: Waspada Leptospirosis dan DBD

    Dari sektor kesehatan, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Sleman, dr. Khamidah Yuliati, M.M.R., mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan penyakit musim hujan, khususnya leptospirosis dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Berdasarkan data terkini, tercatat 112 kasus leptospirosis yang telah terdiagnosis dengan dua kasus meninggal dunia. Penyakit yang ditularkan melalui bakteri dari urine tikus ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan genangan air yang berpotensi tercemar, dan menggunakan alat pelindung saat beraktivitas di area berisiko.

    Sementara untuk pencegahan DBD, masyarakat diminta konsisten melakukan Gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang), memberantas sarang nyamuk, dan mengaktifkan gerakan “Satu Rumah Satu Jumantik” (Juru Pemantau Jentik) untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk *Aedes aegypti*.

    Sinergi Infrastruktur dan Kebersihan Lingkungan

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase dan sungai, karena sampah yang menyumbat dapat memperbesar risiko genangan hingga banjir saat intensitas hujan meningkat.

    Baca Juga:  Krisis Air Bersih Melanda Perum Royal Campaka, Karang Taruna  Beri Ultimatum Keras Kepada  Perumdam Gapura Tirta Rahayu

    Sektor infrastruktur juga siap siaga. DPUPKP Sleman melalui berbagai bidang terkait terus melakukan langkah preventif:

    Bidang Bina Marga:

    Melakukan pemeliharaan jalan, pembersihan bahu jalan, dan penanganan kerusakan infrastruktur agar tetap aman dilalui.

    Bidang Cipta Karya:

    Memastikan pemeliharaan saluran drainase dan berkoordinasi agar pemasangan jaringan utilitas (pipa/kabel) tidak menghambat aliran air.
    Bidang Sumber Daya Air:

    Memantau kesiapan dan fungsi jaringan pengairan untuk mengantisipasi peningkatan debit air.

    Masyarakat diminta proaktif melaporkan apabila menemukan jalan rusak atau kondisi infrastruktur yang berpotensi membahayakan.

    Kesiapsiagaan Dimulai dari Masyarakat

    Melalui jumpa pers ini, Pemkab Sleman menegaskan bahwa menghadapi musim hujan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

    Sinergi antara perangkat daerah, relawan, komunitas, dan warga sangat diperlukan agar Kabupaten Sleman lebih tangguh menghadapi perubahan cuaca. “Kesiapsiagaan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Dengan gotong royong dan kepedulian bersama, risiko bencana saat musim hujan dapat diminimalkan,” pungkas narasumber. (Ari Wu)

    Views: 16
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Tragedi GOR Cikopo: Runtuh Bawa Dana Desa Rp400 Juta, Pospera Purwakarta Desak Aparat Usut Dugaan Maladministrasi

    November 5, 2026

    Dugaan Manipulasi Kualifikasi dan Pelanggaran Batas Paket Pekerjaan pada Tender Rehabilitasi SMAN/SMKN Kabupaten Kaur, Masyarakat Desak APIP Usut Tuntas PT Ghali Multi Perdana

    November 5, 2026

    Geger Tender Sport Center Kobar: Masyarakat Laporkan Dugaan ‘Penyelundupan’ Skala Usaha Besar di Segmen Menengah

    November 3, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Hadapi Ancaman Musim Hujan, Pemkab Sleman Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Waspada Penyakit

    November 5, 2026

    Polda DIY Laksanakan Serah Terima Jabatan Dirreskrimum dan Kapolresta Yogyakarta

    November 5, 2026

    Tragedi GOR Cikopo: Runtuh Bawa Dana Desa Rp400 Juta, Pospera Purwakarta Desak Aparat Usut Dugaan Maladministrasi

    November 5, 2026

    Dugaan Manipulasi Kualifikasi dan Pelanggaran Batas Paket Pekerjaan pada Tender Rehabilitasi SMAN/SMKN Kabupaten Kaur, Masyarakat Desak APIP Usut Tuntas PT Ghali Multi Perdana

    November 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.