Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Krisis Air Bersih Melanda Perum Royal Campaka, Karang Taruna  Beri Ultimatum Keras Kepada  Perumdam Gapura Tirta Rahayu
    Daerah

    Krisis Air Bersih Melanda Perum Royal Campaka, Karang Taruna  Beri Ultimatum Keras Kepada  Perumdam Gapura Tirta Rahayu

    By RedaksiNovember 1, 2026Updated:November 1, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PURWAKARTA – Warga Perumahan Royal Campaka, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, kembali dilanda kegelisahan akibat tidak  tersendatnya pasokan air bersih dari Perumda Air Minum Gapura Tirta Rahayu (Perumdam GTR) selama dua hari terakhir.

    Menanggapi buruknya pelayanan utilitas dasar yang berulang ini, Pengurus Karang Taruna Kecamatan Campaka melayangkan ultimatum dan mengancam akan melakukan aksi protes jika pihak Perumdam GTR tidak segera memberikan solusi konkret.

    Pengurus Karang Taruna Kecamatan Campaka, Aep Saepul Bahri, SH., menegaskan bahwa kesabaran warga terhadap pelayanan Perumdam GTR telah mencapai batasnya. Ia mendesak manajemen Perumdam GTR untuk segera memberikan transparansi dan langkah nyata, bukan sekadar janji atau penundaan.

    “Kami mendesak Perumdam GTR untuk segera memberikan solusi nyata atas keluhan warga Perum Royal Campaka. Kesabaran kami ada batasnya. Jika masalah ini tidak ditangani dengan serius dan tidak ada respons memadai, warga akan terpaksa melakukan aksi protes kepada pihak Perumdam GTR sebagai bentuk penyampaian aspirasi,” tegas Aep Saepul Bahri dalam siaran persnya, Minggu (1/11/2026).

    Baca Juga:  Diduga Loloskan Administrasi Fatal, Pemenang Proyek Jalan Rp19 Miliar di Kaimana Dipertanyakan Status Legalitasnya

    Di tengah kelangkaan air bersih tersebut, warga terpaksa melakukan upaya darurat yang tidak efisien. Mereka kini mengandalkan satu-satunya sumber air alternatif, yakni sumur dalam di area Pos Security perumahan. Air tersebut kemudian didistribusikan menggunakan *jetpump* untuk memenuhi kebutuhan harian. Cara ini jelas tidak memadai dan hanya bersifat temporer, mengingat kapasitasnya yang sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) di kompleks perumahan tersebut.

    Aep menambahkan, krisis air yang berulang di Perum Royal Campaka ini merupakan indikasi perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumdam GTR dalam menjamin hak dasar warga atas akses air bersih. Ia menuntut adanya komitmen perbaikan infrastruktur jaringan distribusi maupun penambahan kapasitas pompa agar kejadian serupa tidak terus-menerus mengganggu kenyamanan dan kesehatan hunian warga.

    Baca Juga:  Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-3 IWOI Sleman, Wujudkan Jurnalis Profesional dan Terpercaya

    “Air bersih adalah hak dasar warga yang wajib dipenuhi oleh negara melalui utilitas yang ditunjuk. Kami menunggu itikad baik dan komitmen nyata dari Perumdam GTR sebelum warga turun ke jalan untuk menuntut hak mereka,” tutup Aep.

    Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Perumdam GTR terkait tuntutan dan ultimatum yang disampaikan oleh Karang Taruna Kecamatan Campaka. (Agus Supriadi)

     

     

     

     

    Views: 12
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Polemik Blok Bulagidun, DPRD Buol Rekomendasikan Evaluasi Konsesi PT GSM dan Perjuangkan WPR bagi Penambang Tradisional

    Oktober 31, 2026

    Desak Penanganan Blok 1000, DPRD Buol Minta Bupati Bentuk  Tim Investigasi Terpadu dan  Hentikan Aktivitas di Kawasan Hutan

    Oktober 30, 2026

    Peringati HUT ke-3, IWOI Sleman Tekadkan Insan Pers Lawan Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

    Oktober 30, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Krisis Air Bersih Melanda Perum Royal Campaka, Karang Taruna  Beri Ultimatum Keras Kepada  Perumdam Gapura Tirta Rahayu

    November 1, 2026

    Apresiasi Penampilan di Wisata Kuliner Purnawarman, Disporabud Purwakarta Dukung Penuh Eksistensi Sanggar Widya Loka

    Oktober 31, 2026

    Polemik Blok Bulagidun, DPRD Buol Rekomendasikan Evaluasi Konsesi PT GSM dan Perjuangkan WPR bagi Penambang Tradisional

    Oktober 31, 2026

    Haul Ke-40 AA Ust Apip, Abuya Hasan Asy’ari Ingatkan Santri Sabilunnajaa Jaga Warisan Pengajian Malam Senin

    Oktober 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.