Pemerintah Desa Campaka berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima, tata kelola yang bersih, dan partisipasi masyarakat yang aktif dalam pembangunan berkelanjutan
PURWAKARTA – Memasuki tahun 2027, Pemerintah Desa (Pemdes) Campaka di bawah kepemimpinan Yayan Sahrodi, S H, kembali menegaskan komitmen utamanya untuk menjalankan tata kelola pemerintahan yang inklusif, dialogis, dan transparan.
Yayan Sahrodi, S.H, menekankan bahwa meskipun memiliki wewenang birokrasi, setiap kebijakan strategis akan tetap mengedepankan prinsip musyawarah mufakat bersama masyarakat.
“Prinsip kami di tahun 2027 nanti adalah kebersamaan. Secara birokrasi, saya memang memegang amanah sebagai Kepala Desa, namun saya tidak ingin berjalan sendiri. Saya sangat terbuka—bahkan mendorong—Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian untuk bersuara, mengajukan pendapat, atau menyampaikan keberatan jika ada hal yang kurang sesuai,” ujar Kepala Desa Yayan Sahrodi,S.H. bertempat di Balai Guyub Rukun Desa Campaka, Kecamatan Campaka, Selasa (13/10).
Ia menjelaskan bahwa ruang dialog dibuka seluas-luasnya karena keyakinan bahwa musyawarah adalah kunci keharmonisan desa. Jika terjadi perbedaan pandangan, pemerintah desa siap mendengarkan dan mencari solusi terbaik bersama warga.

Klarifikasi Regulasi Melalui Pendampingan Hukum
Menyikapi kompleksitas regulasi yang sering menjadi kendala pemahaman masyarakat, Kepala Desa juga berkomitmen untuk meningkatkan transparansi aspek hukum. Ia menyatakan kesediaannya untuk berdiskusi secara mendalam terkait dasar hukum dari setiap program atau kebijakan desa.
“Saya senang berdialog. Jika ada aturan atau perundang-undangan yang belum dipahami oleh masyarakat, staf desa yang membidangi hukum akan siap memberikan penjelasan rinci. Tujuannya agar masyarakat mengetahui landasan hukum yang berlaku, sehingga tidak ada tafsir yang keliru,” jelasnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga memahami hak dan kewajibannya serta dasar legalitas dari tindakan pemerintah desa.
Kolerasi dengan Tokoh Masyarakat
Selain dialog terbuka di balai desa, Pemerintah Desa Campaka juga akan memperkuat koordinasi dengan tokoh masyarakat di tingkat kampung. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjembatani aspirasi warga hingga ke level paling akar rumput, ensuring bahwa pembangunan dan penataan desa benar-benar responsif terhadap kebutuhan lokal.
“Mari kita bergerak bersama. Baik melalui forum resmi maupun pertemuan informal di kampung-kampung, kita diskusikan segala sesuatunya agar desa kita semakin maju, tertib, dan harmonis di tahun 2027 ini,” pungkasnya.
Turut hadir dalam Musdes Kepala Desa Campaka beserta staf, Ketua Bamusdes dan anggota, Muspika Campaka, Ketua Tim Penggerak PKK, Kader Posyandu, para Ketua RW dan RT se- desa Campaka.(Herman Makuaseng)

