INDRAMAYU – H. Amroni, S.IP resmi kembali menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu untuk periode 2026-2031. Penetapan ini keluar setelah H. Amroni dan timnya lolos dalam proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Keputusan pengukuhan kepengurusan baru tersebut diumumkan secara resmi oleh DPP PKB melalui rapat virtual pada Kamis (11/6/2026). Selain H. Amroni sebagai Ketua, DPP juga menetapkan Akhmad Mujani Nur sebagai Sekretaris dan Badruzzaman sebagai Bendahara. Formasi ini merupakan kelanjutan dari kepengurusan lama masa bakti 2021-2026 yang kembali dipercaya untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.
Fokus pada Kerja Nyata, Bukan Jargon
Usai resmi dilantik, H. Amroni menegaskan bahwa mandat kedua ini akan digunakan untuk memperkuat kehadiran PKB di tengah masyarakat melalui kerja-kerja nyata. Ia menekankan bahwa PKB Indramayu tidak ingin terjebak pada sekadar jargon politik, melainkan harus menjadi solusi bagi permasalahan rakyat.
“Kami tidak mau hanya bicara di atas kertas. PKB harus hadir dan jadi solusi nyata untuk rakyat Indramayu,” tegas H. Amroni.
Sebagai bukti komitmen tersebut, H. Amroni menyebutkan sejumlah program konkret yang telah berjalan dan akan terus diperkuat. Di antaranya adalah operasional mobil siaga 24 jam untuk membantu warga yang membutuhkan antar-jemput berobat atau menghadapi kondisi darurat. Selain itu, program sosial “Jumat Berbagi” juga akan terus digulirkan, di mana kader PKB memborong kebutuhan pokok dari warung-warung kecil milik masyarakat untuk kemudian dibagikan kepada warga kurang mampu.
“Ini bukti PKB tidak putus dari rakyat. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan partai ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah,” ujarnya.
Target Ambisius di Pemilu 2029
Dengan strategi pendekatan kerakyatan ini, H. Amroni menargetkan peningkatan perolehan kursi bagi PKB di DPRD Kabupaten Indramayu pada Pemilu 2029 mendatang. Dari capaian 10 kursi pada Pemilu 2024 lalu, PKB Indramayu menargetkan perolehan 15 kursi di pemilu berikutnya.
“Saya optimistis target 15 kursi bisa tercapai jika kita konsisten dengan kerja nyata. Masyarakat akan menilai dari apa yang kita lakukan, bukan hanya dari apa yang kita janjikan,” tambah H. Amroni.
Dari sisi regulasi dan kebijakan, H. Amroni memastikan PKB akan tetap konsisten mengawal setiap kebijakan daerah agar berpihak pada masyarakat kecil. Ia juga menginstruksikan seluruh struktur DPC hingga tingkat ranting untuk aktif bergerak, turun ke lapangan, mendengarkan aspirasi, dan mengeksekusi kebutuhan riil warga.
“Kepengurusan baru harus makin solid. Kader PKB wajib turun, dengar, dan eksekusi kebutuhan rakyat,” pungkasnya.
Diketahui, PKB merupakan salah satu kekuatan politik signifikan di Indramayu. Pada Pemilu Legislatif 2024, PKB berhasil meraih 179.568 suara, yang mengantarkan partai tersebut mengamankan 10 kursi di parlemen lokal. Dengan kepemimpinan yang continuitas, PKB Indramayu berharap dapat memperluas basis dukungan dan pengaruhnya di lima tahun ke depan. (Fif)

