BUOL – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Buol berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan pada Senin (1/6/2026). Momen puncak dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Buol ini ditandai dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPRD Kabupaten Buol, Ryan Nathaniel Kwendi, di hadapan seluruh peserta upacara yang terdiri dari unsur Forkopimda, ASN, TNI, Polri, serta elemen masyarakat lainnya.
Dengan suara lantang dan penuh wibawa, Ryan Nathaniel Kwendi memimpin pengucapan lima sila Pancasila yang diikuti secara serentak oleh para hadirin. Aksi ini menjadi simbol penguatan komitmen bersama untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan peran strategis Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa sekaligus pedoman moral dalam menghadapi tantangan global. Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI. Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa Pancasila harus tetap menjadi “bintang penuntun” bagi bangsa di tengah dinamika dunia yang semakin kompleks.
Kehadiran Ketua DPRD dalam membacakan teks Pancasila memiliki makna khusus. Hal ini mencerminkan sinergi dan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif daerah untuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta mengedepankan keadilan sosial dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.
Usai upacara, Ryan Nathaniel Kwendi menyampaikan pesan penting kepada media. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sekadar sebagai simbol atau slogan semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Di tengah perkembangan teknologi, arus informasi yang begitu cepat, hingga dinamika sosial yang terus berubah, nilai-nilai Pancasila haruslah digunakan sebagai landasan utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa ini,” ungkap Ryan.
Upacara berlangsung lancar dan tertib, serta ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan daerah, serta terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Buol diharapkan dapat menjadi pengingat kolektif bagi seluruh elemen masyarakat bahwa Pancasila adalah tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga, diamalkan, dan diwariskan kepada generasi penerus. (Moh Fharsi)

