INFOTIPIKOR.COM | BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghadiri kegiatan Halal Bi Halal Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP DPC Kota Bandung) yang digelar di Graha Merah Putih Telkom Indonesia pada Rabu (22/4/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus memperingati Hari Kartini dengan mengusung tema “Sinergi Visioner Membangun Ekosistem LKP Kota Bandung yang Adaptif di Era Digital 5.0.” Acara ini dihadiri oleh berbagai pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), unsur pemerintah, serta mitra dunia industri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Telkom Indonesia, Dinas Pendidikan Kota Bandung, serta berbagai mitra pelatihan dan pendidikan nonformal di Kota Bandung.
Dalam sambutannya, Walikota Bandung Muhammad Farhan, menegaskan bahwa lembaga kursus dan pelatihan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bandung, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri di era digital.
Menurutnya, pemerintah Kota Bandung sangat mendukung kolaborasi antara LKP, dunia usaha, dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.
“Sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan industri menjadi kunci dalam menciptakan SDM unggul. LKP memiliki peran penting dalam mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan era digital 5.0,” ujar Muhammad Farhan.
Selain menjadi momentum silaturahmi pasca Idulfitri, kegiatan ini juga memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan.
Ketua FPLKP DPC Kota Bandung menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bi Halal ini bertujuan memperkuat konsolidasi antar lembaga kursus serta meningkatkan kualitas pendidikan nonformal di Kota Bandung.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh LKP di Kota Bandung dapat semakin solid, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan industri serta perkembangan teknologi yang terus berkembang,” ujarnya.
Acara berlangsung dengan penuh keakraban, diisi dengan sambutan, diskusi, serta sesi silaturahmi antar peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pendidikan nonformal yang adaptif dan berdaya saing di Kota Bandung. (Abdi Pernando)

