Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»DPRD Kota Bandung Dukung Penuh Program Zero Bullying di Sekolah
    Daerah

    DPRD Kota Bandung Dukung Penuh Program Zero Bullying di Sekolah

    By RedaksiNovember 5, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Penulis : Indra Jaya

    Editor    : Herman Makuaseng

    INFOTIPIKOR.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program zero bullying di lingkungan sekolah. Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran siswa untuk saling menghargai dan menumbuhkan empati sejak dini.

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, mengatakan bahwa upaya menghapus praktik bullying atau perundungan di sekolah merupakan bagian penting dari pendidikan karakter bagi anak-anak. Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri acara Deklarasi Bandung Menuju Zero Bullying dan Penandatanganan Komitmen Bersama, yang diikuti oleh ratusan murid dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kota Bandung, di SDN 113 Banjarsari, Rabu, 29 Oktober 2025.

    Tentu saja program ini (Zero Bullying) sangat bagus, dimana anak-anak diajarkan menemukan kesadaran untuk saling menghargai sesama temannya. Apalagi, selain melaksanakan habluminallah, sekarang di sinilah anak-anak kita diajarkan untuk habluminannas-nya untuk saling menghargai satu sama lain sejak kecil,” ujarnya.

    Baca Juga:  DLH Purwakarta Membisu, Polemik Nota Dinas Limbah Industri Picu Pertanyaan Publik

    Menurut Syahlevi, pendidikan karakter harus dimulai sedini mungkin, agar anak-anak terbiasa menghormati dan tidak merendahkan orang lain. Oleh karena itu, Ia mendorong agar program Bandung menuju zero bullying tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi terus diterapkan secara berkelanjutan dan menyeluruh disetiap sekolah.

    Saya harapkan program ini terus bisa diterapkan setiap tahunnya, mungkin dengan penyempurnaan agar semakin efektif dan menyeluruh,” ucapnya.

    Syahlevi juga menyoroti bahwa masih banyak laporan masyarakat terkait kasus perundungan di Kota Bandung. Menurutnya, dibutuhkan sinergi antarinstansi agar penanganan kasus maupun pencegahan bullying bisa lebih optimal.

    Memang masih banyak keluhan dari masyarakat terkait bullying ini. Maka saya harapkan ada kolaborasi antardinas, dari Disdik (Dinas Pendidikan) dan juga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), agar program ini bisa berjalan lebih baik ke depan,” tuturnya.

    Dari sisi regulasi, Syahlevi menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak di Kota Bandung sebenarnya sudah memiliki payung hukum yang kuat melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Anak dan Perempuan. Namun, implementasinya di lapangan masih perlu diperkuat dengan pengawasan dan keteladanan, terutama dari orang tua.

    Baca Juga:  Dari Tekor ke Surplus Rp107 Juta, Kadis H. Mardono Sukses Benahi Parkir Pasar Karangampel

    Aturannya sudah ada dan sudah kuat, tapi kasus seperti ini masih terjadi. Namanya juga anak-anak, mereka masih labil, jadi harus terus diingatkan. Pengingat terbaik tentu saja adalah orang tua, karena mereka yang paling dekat dengan anak, ucapnya.

    Bahkan, kalau anaknya yatim atau piatu atau yatim piatu, saya harapkan keluarganya yang lain bisa ikut mengingatkan, agar anak tetap belajar untuk menghargai dan menghormati satu sama lain,” tegasnya. Melalui program Deklarasi Bandung menuju Zero Bullying ini, DPRD Kota Bandung berharap seluruh sekolah dapat menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi peserta didik.

    Sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam membangun generasi yang berkarakter dan berempati saat ini dan di masa depan katanya.

    Post Views: 244
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Proyek Revitalisasi SMPN 1 Cibatu Rp2,5 Miliar Disorot, Pekerja Tanpa APD, Pihak Sekolah Akui Sudah Tegur Mandor

    Mei 13, 2026

    Rasono Gaspol! Karang Taruna Limbangan Resmi Dilantik, Siap “Turun Tangan” Ubah Wajah Desa

    Mei 13, 2026

    Dokter Spesialis “Mogok”, DPRD Buol  Turun Tangan! Insentuf Dipangkas, Pelayanan RSUD Terganggu

    Mei 13, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Proyek Revitalisasi SMPN 1 Cibatu Rp2,5 Miliar Disorot, Pekerja Tanpa APD, Pihak Sekolah Akui Sudah Tegur Mandor

    Mei 13, 2026

    Vonis Mati di PN Purwakarta Dijaga Ketat! Polisi Siaga Penuh, Terdakwa Langsung Banding

    Mei 13, 2026

    Rasono Gaspol! Karang Taruna Limbangan Resmi Dilantik, Siap “Turun Tangan” Ubah Wajah Desa

    Mei 13, 2026

    Kasus Percabulan Anak Diselidiki, Polres Purwakarta Bergerak – Publik Diminta Jangan Diam!

    Mei 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.