Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Politik & Hukum»Bawaslu Luncurkan Mobil Pengawasan Pemilu di UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Politik & Hukum

    Bawaslu Luncurkan Mobil Pengawasan Pemilu di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    By RedaksiJanuari 5, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | BANDUNG – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) menggelar program ngampus, dan meluncurkan mobil pengawasan pemilu keliling di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024.

    Komisioner dan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu, Loly Suhenty menjelaskan bahwa program Bawaslu Ngampus ini digagas untuk memastikan civitas perguruan tinggi mendapatkan informasi dan mendorong pengawasan partisipatif.

    “Karena Bawaslu diberi amanah oleh undang-undang untuk meningkatkan pengawasan partisipatif, dan kali ini di UIN SGD Bandung yang dalam sejarahnya melahirkan banyak sekali aktivis, sehingga kami berharap UIN ada di depan untuk memastikan seluruh jajaran civitas akademik termasuk masyarakat sekitar menjadi aktor pengawasan partisipatif untuk Pemilu 2024,” kata Loly, Senin (4/12/23)

    Program ini juga, lanjut Loly, akan diterapkan di kampus lainnya, pasalnya saat ini komposisi pemilih muda dalam Pemilu 2024, adalah 52 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).

    Baca Juga:  Tunggu Jawaban Kejari, KMP Purwakarta Desak Transparansi Kasus Dugaan Gratifikasi ARM

    Ini akan berjalan di kampus lain, termasuk juga kampus di Papua, sehingga harapan kami pemilih muda memang hadir dan memberikan perhatian besar untuk Pemilu dan berkontribusi nyata untuk Pemilu, ucapnya.

    Terkait dengan mobil pengawasan pemilu keliling yang diberi nama “Mobil Pojok Pengawasan Keliling Loly mengatakan juga sebagai katalisator untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi minimal di lingkungan sendiri, dengan cara memberikan sarana bagi civitas kampus untuk memperkuat literasi pengawasan pemilu, dan wadah pelaporan dugaan pelanggaran itu.

    Terlebih, kata Loly, saat ini tengah berjalan tahapan penting dalam pemilu, yaitu kampanye.

    Harapannya, para mahasiswa bisa aktif mengawasi upaya peserta pemilu memperkenalkan dirinya ke publik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutur dia. Salah satu yang bisa dilakukan mahasiswa dan kelompok pemuda lainnya sebagai aktor dalam Pemilu 2024, adalah mengawasi penyebaran informasi di media sosial, atau seminimal mungkin tidak menjadi penyebar hoaks, penghasut yang menyebarkan ujaran kebencian, dan tidak menjadi orang yang menerima uang untuk mempengaruhi pilihan.

    Baca Juga:  Babak Final di PTUN Bandung: Tergugat BPN dan PT Panorama Agro Lemah Duhur Dinilai Lemah Bukti, KTC Optimis Menang

    “Dengan ponsel saja kita semua sudah bisa menjadi aktor dalam Pemilu 2024,” tuturnya.

    Sementara itu, Rektor UIN SGD Bandung Prof Rosihon Anwar menilai positif pemilihan kampus UIN SGD Bandung, sebagai langkah lanjut Bawaslu sebagai fasilitas dan sumber informasi bagi civitas akademik di sana, namun dia menginginkan ada peran serta dari Bawaslu daerah.

    Kami berharap acara ini bukan hanya cukup dengan seminar hari ini saja, tapi juga Bawaslu baik di tingkat Provinsi ataupun Kota/Kabupaten juga tetap mendampingi kami untuk mendapatkan informasi yang penting terkait dengan pengawasan pemilu,  dan mendorong kami untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan pemilu,” ucap Rosihon.

    (Indra Jaya)

    Post Views: 259
    UIN SGD Bandung
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Kasus HGU 175 Hektare di Pati Memanas: WRC PAN RI Pasang Plang Pengawasan, Duga Perubahan Status Jadi SHM Indikasi Maladministrasi

    Juni 7, 2026

    Babak Final di PTUN Bandung: Tergugat BPN dan PT Panorama Agro Lemah Duhur Dinilai Lemah Bukti, KTC Optimis Menang

    Juni 7, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dibekukan dalam Tender Rp2,3 Miliar di Mahakam Ulu, CV Hanz Athaillah Grup Bungkam Saat Dikonfirmasi

    Juni 6, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Di Tengah Ancaman Alih Fungsi Lahan, Bupati Sleman Harda Kiswaya Tekankan Pentingnya Regenerasi Petani Lewat Tradisi Wiwitan

    Juni 11, 2026

    Dukung Percepatan Layanan Pertanahan, Pemkab Sleman Tambah 10 Personel di Kantor BPN

    Juni 11, 2026

    Menjelang Akhir Juni, KPU Buol Ingatkan Parpol Segera Mutakhirkan Data Pengurus dan Anggota di SIPOL

    Juni 11, 2026

    Delapan Bulan Berlalu, KMP Desak Kejelasan Kasus Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT SunFu Indonesia

    Juni 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.