PURWAKARTA – Jajaran Polres Purwakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polri juga aktif mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk sektor pertanian.
Hal ini terlihat dari kegiatan peninjauan lahan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cisaat, Polsek Campaka, AIPTU Suratno, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 13.03 WIB. Petugas meninjau langsung lokasi di RT 10/RW 04, Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, yang tengah dipersiapkan untuk penanaman jagung secara serentak.
Pendampingan Sejak Pra-Tanam
Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum memasuki tahap penanaman. Dalam kesempatan itu, AIPTU Suratno juga berdialog dengan warga dan petani setempat. Ia mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi tanah serta merencanakan perawatan tanaman secara berkelanjutan pasca-penanaman untuk memastikan hasil panen yang optimal.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas IPTU Tini Yutini, menjelaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan konkret Polri terhadap program pemerintah sekaligus upaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif. Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan dan membangun komunikasi dengan para petani di wilayah binaannya,” ujar IPTU Tini Yutini.
Imbauan Perawatan Tanaman Berkelanjutan
IPTU Tini juga mengimbau masyarakat untuk tidak hanya fokus pada saat penanaman, tetapi juga pada masa perawatan. “Setelah penanaman dilakukan, kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perawatan tanaman, ketersediaan air, pemupukan, serta pengendalian hama. Dengan pengelolaan yang baik, hasil pertanian diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan daerah,” tambahnya.
Selain sebagai bentuk pendampingan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Bhabinkamtibmas untuk menyerap informasi langsung dari lapangan, termasuk mengetahui berbagai kebutuhan maupun kendala yang dihadapi masyarakat di sektor pertanian, sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait. (Redaksi)

