Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Santri Tani (Santani) Pusat, Dorong Kemandirian Pesantren Lewat Sistem Pertanian Terpadu
    Daerah

    Santri Tani (Santani) Pusat, Dorong Kemandirian Pesantren Lewat Sistem Pertanian Terpadu

    By RedaksiJuli 22, 2021Updated:Juli 22, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | CIAWI – Santri Tani (Santani) Pusat melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pertanian provinsi Jawa Barat untuk terus berupaya mendorong kemandirian seluruh Pondok Pesantren, salah satunya dengan membekali sistem pertanian terpadu.

    Ketua Santri Tani Pusat, Karom mengungkapkan bahwa, pihaknya sedang mendorong Pondok Pesantren untuk mendidik para santri. Dimana, agar mengembangkan bidang pertanian melalui sistem pertanian terpadu, dengan memanfaatkan potensi lingkungan di sekitar Pondok Pesantren.

    “Kami berkolaborasi dan bersinergi dengan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, dalam mendukung program upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19,” Ujar Koram Rabu (21/07/2021).

    Lanjutnya,dengan harapan, Pondok Pesantren mampu berkontribusi pada masyarakat di bidang sosial ekonomi, dengan kekuatan usaha perekonomian yang dikelola secara mandiri.

    Karom mengungkapkan, Pondok Pesantren harus berkontribusi nyata kepada masyarakat, tidak hanya dalam bidang agama dan pendidikan, tetapi juga bidang sosial ekonomi.

    Baca Juga:  15.064 KPM Diguyur Bantuan Pangan di Krangkeng, Kuwu Kalianyar Pasang “Garis Keras”: Nol Rupiah Potongan, Laporkan Jika Ada Pungli!

    Menurut Ketua Santani Pusat, dengan demikian, Pondok Pesantren berperan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan, sesuai kearifan lokal di sekitar Pesantren.

    Program Pertanian Terpadu Berbasis Pesantren ini, ujar dia, di pandang penting. Sebab, program tersebut akan sangat membantu kemandirian dan pengembangan pondok pesantren.

    Ia menginginkan, Ponpes mampu mandiri secara ekonomi, mampu mengembangkan Ponpesnya masing-masing.

    Karom mengatakan, potensi sekitar pondok pesantren memang harus didayagunakan secara optimal. Dalam pelaksanaannya, harus semangat, kerja keras, serta kejelian dan kecermatan untuk dapat mengembangkan setiap potensi dengan baik.

    “Kita harus jeli, karena potensi sekecil apapun akan jadi berkah dan rezeki yang melimpah. Tapi kalau tidak jeli, ada potensi besar pun tidak sadar atau tidak mengerti mau diapakan,” ucapnya.

    Baca Juga:  CV On Sunan Kontraktor Menang PL Runway Bandara Aek Godang, Diduga Tak Kantongi SBU Wajib Berpotensi Langgar Aturan Pengadaan

    Karom mengatakan, untuk melaksanakan program pertanian terpadu berbasis Pesantren, pemerintah harus memberikan stimulus pada kegiatan pengembangan pertanian, perikanan maupun peternakan yang dilakukan oleh Pesantren.

    Diantaranya, melalui pemberian bantuan bibit tanaman, ikan, ternak dan pengembangan di sektor hilir yang berupa pengolahan hasil pertanian, perikanan dan peternakan.

    “Mulainya dengan penguatan kapasitas para santri melalui pelatihan dibidang pertanian, perikanan, dan peternakan. Insya Allah akhir tahun ini dilanjut di tahun 2022, kita akan membuat model pesantren berbasis agroforestry, agri silvopastura dan agro fishing,” ujar Karom menambahkan.

    (Redaksi)

    Post Views: 261
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Jaga Ekosistem dan Estetika, Wabup Sleman dan Agus Harimurti Yudhoyono Tanam Pohon di Tol Prambanan–Purwomartani

    April 25, 2026

    Diduga Tanpa SBU, CV Madani Kontraktor Boyong Proyek Rp177 Juta di UIN STS Jambi — Jejaknya Tak Terlacak di LPJK

    April 25, 2026

    Diduga Tak Kantongi SBU PL005, CV Layagama Persada Tetap Menang Proyek Sumur Bor di UIN STS Jambi Rp99,9 Juta

    April 25, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Jaga Ekosistem dan Estetika, Wabup Sleman dan Agus Harimurti Yudhoyono Tanam Pohon di Tol Prambanan–Purwomartani

    April 25, 2026

    Diduga Tanpa SBU, CV Madani Kontraktor Boyong Proyek Rp177 Juta di UIN STS Jambi — Jejaknya Tak Terlacak di LPJK

    April 25, 2026

    Diduga Tak Kantongi SBU PL005, CV Layagama Persada Tetap Menang Proyek Sumur Bor di UIN STS Jambi Rp99,9 Juta

    April 25, 2026

    Ketok Pintu Bansos Jadi Ladang Duit: 1.065 Warga Juntiweden Dipalak Rp15 Ribu, Kuwu Disorot!

    April 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.