Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Gunakan Parang, KKB Aniaya IRT di Beoga Kabupaten Puncak Papua
    TNI - POLRI

    Gunakan Parang, KKB Aniaya IRT di Beoga Kabupaten Puncak Papua

    By RedaksiFebruari 18, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PAPUA – Aksi brutal dan keji Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tak hanya menyerang personel TNI, namun juga masyarakat umum.

    Hal ini menimpa ibu Deljati Pamean (28) tahun, seorang ibu rumah tangga di Kampung Yulukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak,Selasa (16/02/2021).

    Pada pukul 13.00 WIT, Ibu Deljati saat berada di kiosnya yang menjual aneka barang kelontong, didatangi oleh 3 orang tak dikenal yang diduga anggota KKB.

    Menurut keterangan saksi (namanya tidak mau disebutkan) saat itu, korban sedang melayani pembeli yang akan berbelanja di kiosnya, lalu datang tiga orang, dua di antaranya menyatakan ingin berbelanja.

    Sementara seorang lainnya berada di luar, salah seorang rekan pelaku menanyakan keberadaan suami korban, dijawab korban kalau suaminya sedang ke pasar.

    Baca Juga:  Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Buol Salurkan Air Bersih ke Desa Bungkudu

    Mendengar jawaban korban, kedua orang itu langsung masuk ke dalam kios dan membacok korban menggunakan parang, sehingga korban berteriak sekeras-kerasnya minta tolong, membuat Hendra Tenan salah seorang saudara korban yang juga tinggal dirumah tersebut keluar.

    Melihat Hendra Tenan keluar dari kamarnya, ketiga pelaku langsung melarikan diri ke arah kali atau sungai kecil.

    Dari keterangan saksi, terungkap ketiga orang tersebut sempat mengancam akan memanah seorang guru bernama Pitter Mutung yang berada tak jauh dari tempat kejadian, Saat diancam guru itu langsung masuk dan mengunci rumahnya.

    Menurut Kapolres Puncak, AKBP Pol Dicky Saragih “Memang benar pelaku penganiayaan diduga anggota KKB, namun dari kelompok mana masih dalam penyelidikan,” ujarnya pada Rabu (17/02/2021).

    Baca Juga:  Cegah Kebakaran Lahan, Bhabinkamtibmas Polsek Cibatu Sosialisasikan Layanan Polri 110

    “Korban yang terluka dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis,” imbuh Saragih.(Red)

    Post Views: 225
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Bhabinkamtibmas Desa Campaka Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja dan Kebakaran ke Siswa SMK 1 Muhammadiyah

    Agustus 27, 2026

    Masuki Musim Kemarau, Polsek Campaka Keluarkan Himbauan Tegas Cegah Karhutla

    Agustus 26, 2026

    Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Buol Salurkan Air Bersih ke Desa Bungkudu

    Agustus 21, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Panen Perdana PM-AAS di Terisi, Bupati Lucky Hakim: Indramayu Siap Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

    Agustus 28, 2026

    Komisi I DPRD Buol Soroti Lemahnya Koordinasi Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak

    Agustus 27, 2026

    Dugaan Ketidaktransparan Bansos di Menui Kepulauan, Nelayan Aktif Tersingkir Sementara Non-Nelayan Masuk Daftar

    Agustus 27, 2026

    459 KK di Desa Cimahi Terima Bansos Beras 30 Kg, Kades Asep: Data Penerima Sesuai Verifikasi Kemensos dan BKKBN

    Agustus 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.