PURWAKARTA – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jamie Alfalah yang berlokasi di Desa Cimahi, Kecamatan Cipeundeuy (Citenjo), Kabupaten Purwakarta, menggelar musyawarah penting bersama jamaah dan warga masyarakat. Agenda utama pertemuan ini adalah mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan tahap pembangunan masjid yang telah berlangsung beberapa waktu terakhir.
Musyawarah yang berlangsung khidmat dan demokratis tersebut menghasilkan kesepakatan strategis, di mana para jamaah yang hadir disepakati sebagai donatur tetap untuk mendukung kelanjutan proyek pembangunan. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan dana yang stabil dan berkelanjutan hingga masjid benar-benar rampung 100 persen dan dapat digunakan secara maksimal oleh umat.
H. Ustad Ahmad Baehaqi, selaku perwakilan DKM Masjid Jamie Alfalah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas antusiasme dan kepedulian warga. Menurutnya, terselenggaranya musyawarah ini merupakan bukti kuatnya ukhuwah dan semangat gotong royong di lingkungan Desa Cimahi.
“Alhamdulillah, musyawarah hari ini berjalan lancar dan penuh keberkahan. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jamaah dan warga yang telah hadir serta berkomitmen menjadi donatur tetap. Dengan adanya solusi ini, insya Allah kita memiliki kejelasan arah untuk menuntaskan pembangunan masjid ini,” ujar H. Ustad Ahmad Baehaqi.
Selain masalah pendanaan, musyawarah juga membahas teknis pengerjaan sisa bangunan agar sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Warga masyarakat menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan DKM dan siap bergotong royong, baik melalui materi maupun tenaga, demi kemegahan dan kenyamanan rumah ibadah mereka.
Dengan terbentuknya komitmen donatur tetap ini, DKM Masjid Jamie Alfalah optimis bahwa hambatan finansial selama ini dapat teratasi. Diharapkan, dalam waktu dekat, Masjid Jamie Alfalah dapat berdiri kokoh sebagai pusat kegiatan ibadah dan syiar Islam bagi warga Desa Cimahi. (Agus Supriadi)

