INDRAMAYU – Memasuki 100 hari masa kepemimpinan, Kuwu Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Darlinah, A.Md.Kom memaparkan capaian program prioritas di hadapan pamong desa dan BPD, Senin (05/05/2026).
Sejak dilantik sebagai kuwuwati pertama di Tugu Kidul, Darlinah langsung tancap gas membenahi infrastruktur dasar sekaligus menertibkan tata kelola administrasi pemerintahan desa.
Program yang paling terasa bagi warga adalah pemasangan 35 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di titik rawan seperti Blok Rawa dan Blok Sumuran. Proyek yang bersumber dari Dana Desa Tahap I Tahun 2026 ini telah diverifikasi tim monitoring dan evaluasi (monev) Kecamatan Sliyeg saat turun lapangan pada 5 Mei 2026.
Warga mengaku kini lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari, terutama di gang-gang yang sebelumnya gelap.
Di sektor tata kelola, Pemdes Tugu Kidul menunjukkan kinerja rapi dan tertib. Laporan pertanggungjawaban (SPJ) Dana Transfer Desa Tahun 2025—meliputi DD, ADD, Banprov, hingga BHPR—berhasil dituntaskan. Selain itu, penyusunan APBDesa dan RKPDesa Tahun Anggaran 2026 juga dipercepat.
Dokumen pendukung seperti rekening koran RKD, register SPP Siskeudes, buku pembantu pajak, hingga bukti setor pajak tahun 2025 tercatat lengkap dan sesuai aturan.
Tak hanya itu, sektor ketahanan pangan juga menjadi perhatian serius. BUMDes Tugu Kidul mulai diaktifkan untuk mengelola lumbung pangan desa. Program tanam sayuran di pekarangan warga melalui TPKK Ketahanan Pangan turut digencarkan.
Selain itu, alokasi Banprov dimanfaatkan untuk menambah penghasilan kelompok tani. Langkah ini diharapkan mampu menekan inflasi sekaligus menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa.
Camat Sliyeg, Opik Hidayat, S.Sos, memberikan apresiasi atas capaian tersebut saat kegiatan monev.
“Secara administrasi Tugu Kidul tertib. Fisik jalan rabat beton yang dicek tim juga sesuai. Ini bukti 100 hari kerja Bu Kuwu berjalan efektif,” ujarnya.
Tim monev yang dipimpin Sekcam H. Madi Suryadi, SKM, M.Kes juga mencatat seluruh dokumen desa telah memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku.
Ke depan, Kuwu Darlinah memprioritaskan perbaikan jalan usaha tani di Blok Asinan yang kondisinya rusak. Program tersebut telah masuk dalam RKPDesa 2026 berdasarkan aspirasi warga saat monev.
“Mohon dukungan seluruh masyarakat agar Desa Tugu Kidul semakin maju, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya. (Fif)

