INFOTIPIKOR.COM | ACEH TENGGARA – Lembaga Anti Narkotika Nasional (LANN) Aceh Tenggara memberikan apresiasi kepada Kasat Narkoba Polres Aceh Tenggara yang baru, atas kinerjanya dalam mengungkap dan menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja dalam jumlah besar.
Apresiasi tersebut disampaikan Habibullah, Ketua LANN Aceh Tenggara menyusul keberhasilan jajaran Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara dalam menggagalkan upaya penyelundupan ganja seberat 17,80 kilogram yang terjadi pada Jum’at 27 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, di Desa Lawe Sembah Ikan, Kecamatan Ketambe.
Dalam peristiwa tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial AN (21), yang diketahui masih berstatus pelajar/mahasiswa. Pelaku ditangkap saat membawa 11 paket ganja yang dibungkus lakban coklat, dan disimpan dalam tiga karung di dalam mobil toyota calya betwarna putih.
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan. Tim Opsnal Sat Narkoba kemudian melakukan penyelidikan, dan berhasil menghentikan kendaraan yang digunakan pelaku. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan ganja yang diduga siap edar.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa ganja tersebut rencananya akan dibawa ke Kota Medan untuk diperjualbelikan kembali.
Ketua LANN Aceh Tenggara Habibullah menilai, keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memerangi peredaran narkotika.
“Kami dari LANN Aceh Tenggara sangat mengapresiasi kinerja Kasat Narkoba yang baru. Ini adalah bukti keseriusan dalam membongkar dan menggagalkan sindikat peredaran narkotika, khususnya jenis ganja,” ujarnya.
LANN juga menyoroti pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus narkotika, sebagaimana terlihat dalam keberhasilan pengungkapan kasus ini.
Menurutnya, pengungkapan tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu pelaku saja, tetapi dapat dikembangkan untuk membongkar jaringan yang lebih besar.
“Kami berharap aparat terus menelusuri jaringan di balik pelaku ini, sehingga peredaran narkotika di Aceh Tenggara bisa ditekan secara maksimal,” tambahnya.
LANN turut mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi apabila menemukan adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
Dengan adanya pengungkapan ini serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan upaya pemberantasan narkoba di Aceh Tenggara semakin efektif, dan mampu menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.
”Mari bersama kita wujudkan Aceh Tenggara hebat bermartabat generasi gemilang religius tanpa narkoba,” pungkasnya. (Redaksi)

