INFOTIPIKOR.COM | JAKARTA – Berdasarkan peraturan LKPP nomor 6 tahun 2022 tentang sistem pengaduan pengadaan barang/jasa pemerintah dan Perpres nomor 46 tahun 2025 tentang perubahan atas Perpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah bab I ketentuan umum pasal 1 poin 24 tentang peran serta masyarakat, dan pasal 77 Perpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah dan perubahannya, diatur bahwa masyarakat dapat menyampaikan pengaduan kepada APIP disertai bukti yang faktual, kredibel, dan autentik.
Umardin, S.E, Divisi Investigasi dan Pencegahan Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) mengatakan, bahwa pelaksanaan tender “Pembangunan Perumahan Guru SMP Satu Atap Aroba Kabupaten Teluk Bintuni Tahun Anggaran APBD 2025 dengan nilai HPS Rp. 1.318.275.000,00 dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP) dengan melalui tender terbatas.
“PT Galang Binkai Infrastruktura yang beralamat di Legalyn Indonesia, Kawasan Rasuna Epicentrum, Epiwalk Office Suite Lt. 5 Unit A501, Jl. HR Rasuna Said, Desa/Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 12940 – Jakarta Selatan (Kota) – DKI Jakarta, diduga bukan Orang Asli Papua (OAP).”
” Hal ini dapat dibuktikan pada susunan pengurus/kepemilikan melalui LPJK : https:///lpjk.pu.go.id/pencarian-bu-index.” ujar Umardin, S.E, kepada media Infotipikor.com di Jakarta, Minggu 08 Maret 2026 sore.
Ditegaskan Umardin, kami meminta kepada Direktorat Penanganan Permasalahan Hukum LKPP untuk menindaklanjuti terhadap laporan pengaduan kami yang telah disertai bukti.
“Kami minta kepada pejabat yang berwewenang untuk memberikan sanksi kepada Pokja atas penyalahgunaan wewenang dan memasukkan PT Galang Binkai Infrastruktura dalam daftar hitam (blacklist) Inaproc LKPP,” tegasnya.
Sanksi tegas kepada PT Galang Binkai Infrastruktura wajib diberikan, karena telah mengetahui bahwa syarat untuk mengikuti tender paket tersebut adalah Orang Asli Papua (OAP), sementara pengurus perusahaan diduga bukan OAP, namun masih mengikuti dan memenangkan tender,” pungkas Umardin,S.E. (Herman Makuaseng)

