Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Sosial & Budaya»Bogor Kota Dalam Taman, Begini Kata Eka Wardhana.
    Sosial & Budaya

    Bogor Kota Dalam Taman, Begini Kata Eka Wardhana.

    By RedaksiNovember 18, 2020Updated:November 18, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | KOTA BOGOR – Tampak muka Jawa Barat, boleh dikata Bogor. Selayaknya bila masuk ke Bogor ada simbol-simbol yang mengindentikkan bahwa Bogor adaah wilayah Jawa Bart, dan suku sundanya.

    Berbicara sejarah baik yang tersurat maupun tersirat, Bogor kental dengan nama Padjadjaran, dan jargon yang melekat untuk Kota Bogor adalah Kota Dalam Taman, saat ini.

    Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, , Eka Wardhana, Rabu (18/11) diruang kerjanya mengatakan
    untuk membangun sebuah kota, diperlukan pemimpin yang bisa komunikasi dengan siapapun.

    Kaitan Kota Bogor dengan jargon kota dalam taman, diperlukan keterlibatan semua steakholder bukan hanya sekadar Musrembang.

    Dalam arti, Musrembang adalah media konstitusi menampung aspirasi pembangunan, namun berapa persen yang terakomodir dalam rancangan pembangunan yang kemudian menjadi RAPBD dan Perda APBD.

    Baca Juga:  Jaksa Agung Burhanuddin Tinjau Museum Talaga Manggung, Perkuat Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

    Bukan hanya sebatas itu, Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar ini, mengatakn bahwa keterlibatan masyarakat menuju Kota Bogor yang ramah dalam keluarga, perlu ada komunikasi dengan lingkungan.

    Tambah Eka, contoh kecil. Ketika akan membangun Taman Sempur, apakah dilibatkan masyarakat baik dalam konsep maupun saat pembangunannya.

    Artinya, seorang pemimpin atau dinas teknis yang ada di Kota Bogor, harus mulai membuka diri, mau berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat supaya dilibatkan sehingga ada rasa memiliki.

    Diakuinya Kota Bogor belum punya jati diri dalam pembangunan. Artinya, ketika masuk Kota Bogor, suasana pembangunan, budaya dan lainnya terasa , “Oh, Bogor adalah Jawa Barat dan budaya Sunda didalamnya”ujar politisi Partai Golkar.(*)

    Baca Juga:  Jaksa Agung Burhanuddin Tinjau Museum Talaga Manggung, Perkuat Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

     

    Post Views: 261
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Jaksa Agung Burhanuddin Tinjau Museum Talaga Manggung, Perkuat Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

    Juli 5, 2026

    Warga Desa Matinan Buol Terima Bantuan Sapi Kurban dari Gubernur Sulawesi Tengah

    Mei 30, 2026

    Pulau Misterius “Fafoni’i Pendua” Kembali Muncul di Perairan Menui, Warga Heboh

    Mei 23, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Jaksa Agung Burhanuddin Tinjau Museum Talaga Manggung, Perkuat Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

    Juli 5, 2026

    Pererat Silaturahmi, Kades-Karang Taruna Cup Desa Campaka Resmi Digelar di Stadion Arta Marga

    Juli 5, 2026

    Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres Purwakarta Ungkap Kasus Kekerasan Anak Berujung Kematian, Dua ABH Diamankan

    Juli 4, 2026

    Perkuat Hubungan Bisnis, Elite Crip Holding Group Gelar Dinner Ceremony di Hilton Bandung

    Juli 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.