PURWAKARTA – Polres Purwakarta memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan perjalanan haji dan umroh guna mengantisipasi potensi penipuan, travel ilegal, serta berbagai kasus yang merugikan masyarakat.
Langkah tersebut dibahas dalam kegiatan Zoom Meeting Satgas Haji dan Umroh Polda Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 yang diikuti jajaran Sat Reskrim Polres Purwakarta di Ruang Kerja Kasat Reskrim, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan virtual itu dipimpin Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Jawa Barat dan diikuti seluruh jajaran Satgas Haji dan Umroh di wilayah hukum Polda Jabar.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Purwakarta diwakili Kasat Reskrim AKP Dr. Uyun Saepul Uyun bersama Kanit Tipidter serta personel Bamin Tipidter.
Fokus utama pembahasan adalah penguatan langkah pengawasan serta kesiapan pembentukan Satgas Haji dan Umroh di tingkat kewilayahan guna memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya calon jamaah.
Ditkrimsus Polda Jabar juga menginstruksikan seluruh jajaran agar aktif memantau perkembangan informasi di media sosial, terutama terkait keluhan masyarakat maupun potensi kasus viral yang berkaitan dengan travel haji dan umroh.
Setiap laporan atau informasi dari masyarakat diminta segera ditindaklanjuti dan dilaporkan ke Satgas pusat sebagai langkah cepat mencegah kerugian yang lebih luas.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Uyun Saepul Uyun menegaskan komitmennya dalam mendukung pembentukan Satgas tersebut.
“Pengawasan terhadap travel haji dan umroh menjadi penting untuk mencegah penipuan maupun penyelenggaraan ilegal yang merugikan calon jamaah. Kami akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Uyun.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih biro perjalanan.
“Pastikan travel memiliki izin resmi dan legalitas jelas. Jangan mudah tergiur harga murah atau promosi yang tidak masuk akal,” kata Tini.
Ia juga meminta masyarakat segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan dugaan travel ilegal atau praktik penipuan.
Dengan penguatan Satgas Haji dan Umroh, diharapkan pengawasan semakin optimal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan terlindungi. (Redaksi)
Sumber: Si Humas Polres Purwakarta

