INDRAMAYU, 24 Oktober 2026 – Semangat baru menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu. Energi dan target besar kini diemban oleh REPDEM (Relawan Demokrasi) di bawah komando baru untuk membawa PDI Perjuangan semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat Kota Mangga. Hal ini ditandai dengan dilantiknya H. Edi Sahara sebagai Ketua REPDEM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu periode 2026-2031, pada Sabtu (24/10/2026).
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Edi Sahara menegaskan komitmennya untuk membesarkan PDI Perjuangan agar semakin akomodatif terhadap kebutuhan warga. “Keberadaan REPDEM nantinya akan terjun ke tengah-tengah masyarakat, salah satunya untuk menampung dan memperjuangkan berbagai bentuk aspirasi masyarakat,” ujar Edi.
Menurut Edi, penguatan organisasi sayap memiliki arti strategis untuk membangun proses pengkaderan yang berkelanjutan. REPDEM diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang memiliki kepedulian tinggi, kapasitas memadai, dan kemauan kuat untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial maupun kehidupan demokrasi di Kabupaten Indramayu.
Tidak hanya fokus pada pengkaderan, Edi juga mematok target politik yang jelas untuk menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang. Ia optimis target peningkatan kursi DPRD Kabupaten Indramayu, yang telah ditetapkan DPC dari perolehan sebelumnya sebanyak 12 kursi menjadi 14 kursi, dapat terwujud melalui penguatan organisasi dan kerja sama seluruh elemen partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, menyampaikan selamat atas dilantiknya Edi Sahara. Ia menilai Edi merupakan sosok yang tepat dan loyal untuk memimpin organisasi sayap tersebut. “Saya percaya di bawah kepemimpinannya, REPDEM akan semakin solid, militan, dan mampu menjadi sayap partai yang bergerak nyata di tengah masyarakat,” ungkap H. Sirojudin.
Dukungan penuh juga datang dari Bendahara REPDEM Indramayu, Egi. Ia menyatakan kesiapannya untuk mengawal program kerja ketua terpilih, terutama dalam penguatan konsolidasi dan administrasi organisasi agar setiap program kerakyatan dapat berjalan secara maksimal dan terukur.
Dengan formasi kepengurusan yang baru ini, harapan besar dititipkan kepada REPDEM. Di bawah komando Edi Sahara, organisasi ini tidak hanya dituntut hadir sebagai organisasi sayap, tetapi juga mampu berfungsi sebagai jembatan aspirasi yang efektif antara rakyat dan partai.
Sinergi antara penguatan organisasi, pengkaderan yang berkelanjutan, hingga kerja bersama seluruh elemen partai diyakini menjadi kunci utama untuk mewujudkan target tersebut. Semangat gotong royong dan militansi kader menjadi modal dasar untuk terus membesarkan PDI Perjuangan di Kota Mangga. (Fif-Biro Indramayu)

