BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung kembali membuktikan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui program Gebyar Bandung Utama 2026. Kegiatan yang berlangsung di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, pada Minggu (18/10/2026) ini menghadirkan kolaborasi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan layanan terpadu langsung di tengah lingkungan warga.
Fokus utama kegiatan kali ini adalah kemudahan akses pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Samsat Keliling serta penyediaan kebutuhan pokok melalui Bazar Sembako Murah. Kehadiran Samsat Keliling memungkinkan warga Rancasari dan sekitarnya untuk melakukan pengesahan STNK tahunan serta pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan cepat tanpa harus antre di kantor samsat utama.
Sementara itu, Bazar Sembako Murah mendapat sambutan antusias dari warga sebagai solusi atas fluktuasi harga pasar. Warga dapat memenuhi kebutuhan pokok harian, khususnya beras, dengan harga yang lebih terjangkau dan stabil.
Selain dua layanan unggulan tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung juga menyiagakan layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), termasuk program unggulan PBB Rengse Sapoe yang menjamin penyelesaian administrasi perpajakan daerah dalam satu hari kerja.
Berbagai layanan pendukung lainnya juga tersedia secara gratis, meliputi:
* Pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas setempat.
* Pelayanan administrasi kependudukan (perekaman KTP-el dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital/IKD).
* Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Salah seorang pengunjung, Faisal, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif Pemkot Bandung. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang telah mengadakan Gebyar Utama hari ini. Kebetulan saya sambil belanja beras, karena harga sembako di luar lagi mahal. Jadi pemerintah sangat membantu sekali untuk menstabilkan harga sembako, khususnya beras,” ujarnya.
Faisal menambahkan bahwa seluruh rangkaian pelayanan dalam kegiatan tersebut sangat memudahkan akses masyarakat terhadap hak-hak administratif mereka.
Pelaksanaan Gebyar Bandung Utama diharapkan dapat terus bergulir menjangkau berbagai wilayah kecamatan lainnya di Kota Bandung. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang inklusif, cepat, transparan, dan berkeadilan. (Indra Jaya)

