Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Buol Matangkan Dokumen Perencanaan Kawasan Agropolitan
    Daerah

    Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Buol Matangkan Dokumen Perencanaan Kawasan Agropolitan

    By RedaksiOktober 14, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    BUOL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol terus mematangkan arah pembangunan berbasis pertanian melalui penyusunan Dokumen Perencanaan Kawasan Agropolitan. Dokumen ini diharapkan menjadi landasan strategis bagi pengembangan ekonomi daerah secara terpadu, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Perencanaan Kawasan Agropolitan Kabupaten Buol yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Buol, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, S.E., M.M., serta menghadirkan Ketua Tim Ahli, Prof. Dr. Jayani Nurdin, bersama tim akademisi dan penyusun dokumen.

    Dalam sambutannya, Bupati Risharyudi mengapresiasi kerja keras jajaran Bappeda Litbang dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Buol memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor pertanian dalam arti luas, meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, hingga perikanan.

    Baca Juga:  Turunkan Kabel Udara di Astanaanyar, Total 63 Ruas Jalan di Bandung Telah Tertata

    “Pembangunan kawasan agropolitan harus dipandang sebagai strategi wilayah yang mampu mengintegrasikan seluruh potensi menjadi kekuatan ekonomi daerah secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Risharyudi.

    Ia menambahkan bahwa dokumen perencanaan ini merupakan instrumen vital untuk menerjemahkan visi pembangunan Kabupaten Buol dalam RPJMD Tahun 2025–2029, yaitu “Mewujudkan Buol Agamis sebagai Daerah Agropolitan yang Maju dan Berkelanjutan.”

    Adapun target utama dari pengembangan kawasan agropolitan ini meliputi:
    1. Peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas unggulan.
    2. Penguatan ketahanan pangan daerah.
    3. Perluasan kesempatan kerja dan usaha bagi masyarakat.
    4. Peningkatan pendapatan petani dan masyarakat pedesaan.
    5. Dorongan investasi di sektor pertanian dan agroindustri.
    6. Percepatan pengentasan kemiskinan serta reduksi kesenjangan antar-wilayah.

    Bupati juga menekankan bahwa dokumen ini tidak boleh berhenti pada tataran konseptual semata. Oleh karena itu, ia meminta tim penyusun menyajikan peta jalan (road map) implementasi yang terukur dan bertahap. Hal ini mencakup prioritas tahunan, lokasi pengembangan, program kegiatan, kelembagaan, kebutuhan pendanaan, serta indikator keberhasilan yang didasarkan pada kondisi riil wilayah.

    Baca Juga:  Dari Istana ke Kejari, Laporan Dugaan Penyimpangan DBHP Purwakarta 10 Tahun Kini Ditindaklanjuti Kejaksaan

    “Keberhasilan pembangunan kawasan agropolitan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, desa, akademisi, masyarakat, hingga dunia usaha. Kita harus memastikan bahwa sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi,” tegasnya.

    Menutup sambutannya, Bupati Risharyudi optimis bahwa dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Buol dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian yang unggul di Provinsi Sulawesi Tengah.

    Melalui seminar akhir ini, diharapkan dokumen perencanaan kawasan agropolitan dapat menjadi fondasi kuat bagi pembangunan pertanian yang lebih terarah, meningkatkan daya saing komoditas lokal, serta mewujudkan Kabupaten Buol yang maju, adil, dan berkelanjutan. (Moh Fharsi)

    Views: 17
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    LAN Aceh Tenggara Apresiasi Kinerja Polri, Desak Kapolri “Sikat Habis” Bandar Narkoba di Bumi Sepakat Segenap

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Bandung Hentikan Sementara Penataan Kabel Udara, Beri Waktu Operator Pulihkan Jaringan Internet

    Oktober 13, 2026

    Musyawarah Pembentukan Tim Perumus APBDES Desa Campaka Tahun 2027

    Oktober 13, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    LAN Aceh Tenggara Apresiasi Kinerja Polri, Desak Kapolri “Sikat Habis” Bandar Narkoba di Bumi Sepakat Segenap

    Oktober 14, 2026

    Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Buol Matangkan Dokumen Perencanaan Kawasan Agropolitan

    Oktober 14, 2026

    Kajari Indramayu Himbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial: Cek Fakta Sebelum Sebarkan, Hindari Ujaran Kebencian

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Bandung Hentikan Sementara Penataan Kabel Udara, Beri Waktu Operator Pulihkan Jaringan Internet

    Oktober 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.